Selamat dan Sukses atas di Deklarasikannya Forum Wartawan Lintas Media Kabupaten Jember. Semoga selalu dapat mengawal Otonomi dan Membangun Demokrasi"


Rabu, 30 Januari 2013

Kaca Jendela Pecah, Oknum Guru Aniaya Murid

Bondowoso, MAJALAH-GEMPUR.Com. Institusi pendidikan kabupaten Bondowoso kembali tercoreng dengan ulah salah satu oknum guru yang diduga telah melakukan tindak kekerasan kepada siswanya.


Kali ini tindakan itu dilakukan oleh salah satu oknum guru di SMPN 1 Sukosari. Tindakan yang sangat memalukan tersebut diduga dilakukan oleh Amar (32) oknum guru yang bertempat tinggal di Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bondowoso.

Peristiwa itu terjadi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Dimana oknum guru tersebut menanyakan tentang kaca jendela sekolah yang pecah, kejadian itu terjadi Selasa (29/1) sekitar pukul 10.00 pagi, kebetulan waktu itu korban Giandito (13) warga dusun Sukowangkit Desa Sumber Gading, Kecamatan Sumber Wringin berada dekat jendela yang pecah bersama teman-temannya.

Dengan nada keras Amar bertanya kepada korban tentang kaca yang pecah, namun dengan lugunya korban mengaku tak tahu-menahu tentang kaca jendela yang pecah, untuk meyakinkan, korban meminta agar Amar menanyakan kepada teman-temannya.

Diduga, merasa diatur oleh sang murid, Amar Emosi dan langsung membenturkan kepalanya ke kepala korban sehingga korban mengalami pusing dan luka memar didahinya,”waktu itu saya sudah mengatakan tidak tahu tentang kaca jendela yang pecah tapi justru kepala saya dibenturkan,” ujar korban kepada wartawan, Rabu (30/1).

Mendengar korban dipukul oknum gurunya, Slamet Utomo (35) Paman korban mengaku tidak terima dengan perlakuan oknum guru yang menampar anaknya tersebut. Slamet menanyakan kepada pihak sekolah tentang kejadian pemukulan ini, namun sayang jawaban yang diterima sangat mengecewakan. Merasa tak ada itikad baik bertanggung jawab, Slamet bersama orang tua korban memilih melapor ke polsek terdekat.

Ditempat terpisah, Amar ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya insiden pemukulan itu, Ia mengaku emosi ketika korban menyangkal saat ditanya, ”Waktu itu saya sedang emosi dan mengharap agar kejadian ini tidak sampai diperpanjang,” katanya.

Kapolsek Sukosari AKP Suwantoro membenarkan adanya laporan penganiyaan yang dilakukan oleh oknum guru terhadap muridnya,”Laporannya sudah kami terima, saat ini penyidik masih mempelajari laporan tersebut,” katanya. (midd)

Berita Terkait Kriminal

Tidak ada komentar:

Sedia Albumin Plus, Madu Albumin, Madu Mengkudu, VCO & Asap Cair

Berita Terbaru Majalah Gempur Online Lainnya