"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Sunday, April 7, 2013

Hendak Ngisi Bensin, Truk Pengangkut Kayu Sengon Terguling

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Sebuah truk engkel bermuatan kayu sengon, Sabtu (5/4) pukul 22.00, saat hendak ngisi bensin terguling di depan SPBU Pakusari Jember. Truk kelebihan muatan ini menimpa pengendara motor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun sopir truk bernama Sunaryo mengalami luka dan harus mendapat perawatan di Puskesmas. Sementara pengendara motor yang diketahui seorang karyawan swalayan Indomaret, Lulus, terluka ringan.

Truk engkel besar yang berukuran 8.20 meter  itu hendak mengirimkan kayu sengon ke perusahaan yang berada di Gresik, PT Hutan Lestari Mukti Jln. Kapten Darmo Sugono 33 Gresik. Kayu-kayu sengon yang sudah dipotong model halken tumpah ruah di jalanan.

Saat kejadian truk dengan Nopol S 9455 UR milik PT Ujang Jaya - Banyuwangi dikendarai Sunaryo didampingi istrinya, Ratna, warga Singotrunan RT 002 RW 03, Kecamatan Kota Banyuwangi.

Sebelumnya truk sempat oleng, hingga terguling dan terbalik di depan SPBU Pakusari saat truk bermuatan sekitar 46 kubik ini hendak mengisi BBM. Diduga truk terguling akibat kelebihan muatan.

Begitu terguling, kayu muatan muntah di jalanan masuk SPBU dan mengenai sepeda motor Honda merk Beat warna hitam bernopol  P4388 RN yang dikendarai Lulus yang hendak pulang kerja.

Beruntung Lulus, warga Desa / Kecamatan Umbulsari, lolos dari maut walaupun tertimbun muntahan kayu sengon. Lulus hanya mengalami luka lecet di tangan. Sementara Sunaryo mengalami luka serius di kepala dan sempat dilarikan ke puskesmas terdekat. Istrinya mengalami luka lecet di tangan dan kaki.

Dikonfirmasi majalah -gempur.com satu jam setelah dari puskesmas, Sunaryo mengatakan, sudah tidak bersedia karena muatannya terlalu banyak. “Saya sudah menolak, Mas, dan mengatakan kepada pemilik kayu, ini terlalu banyak. Namun, dia memaksa dan dia berucap saya sudah terbiasa muat seperti ini,” ungkap Sunaryo sambil memegang kepalanya yang mendapat 7 jahitan.

Sementara pemilik kayu, Yanto, terkesan lepas tangan. Ketika dihubungi lewat ponselnya mengaku akan mendatanginya. Lama ditunggu ternyata tidak menampakkan batang hidungnya. Dihubungi kembali, ponselnya sudah tidak aktif. Sedang pemilik truk Ratna mengaku akan datang esok paginya.  (yond/edw/udy)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: