"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, May 13, 2013

Komis A DPRD Jember Gerah, Pemilihan dan Pelantikan Kades Jadi Ajang Pungli

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Besarnya biaya Pemiliahan Kepala Desa (Kades) dan adanya dugaan pungutan liar untuk biaya pelantikan kepada Kades terpilih, membuat gerah Komisi A DPRD Kabupaten Jember Jawa Timur.

Pasalnya dengan besarnya biaya pemilihan Kades di Jember, masyarakat yang ingin mencalonkan diri dan berkantong tipis enggan untuk mencalonkan diri . Disamping itu adanya isu pungutan liar untuk biaya pelantikan sangat membebankan kades terpilih.

Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi antara Komisi A DPRD Jember dan Kepala Bagian Pememerintah Desa (Pemdes), Asisten I di Ruang Komisi A DPRD Jember, Senin sre (13/5).

Menurut Halim, berdasarkan pantauan tim yang dipimpinnya dilapangan bahwa “biaya pilkades masing-masing calon ada yang mencapai 60 juta Sementara kades terpilih dikenai biaya pelantikan antara 6 – 8 juta.

Hal ini dikuatkan Ketua Komis A Jupriadi. Jupri, khawatir lembaganya akan disangkut-pautkan terkait besarnya biaya tersebut, “ini harus diclirkan”.  Tegasnya.

Jupri berharap kedepan agar Pemdes dapat mengantisipasi, “biaya pelantikan 2.5 juta saya rasa sudah cukup, jika terlalu banyak saya khawatir akan disalahgunakan. ” Tegasnya

Sementara Kabag Pemdes Winardi menjelaskan bahwa dirinya tidak tau menahu terkait besarnya pungutan tersebut. “Biaya Pilkades dan pungutan pelantikan, diluar perencanaannya, Semua anggaran, baik biaya pilkades dan biaya pelantikan merupakan kewenangan Panitia pilkades”. Elaksnya  

Bahkan dirinya menurut Winardi sudah menghibau melalui sms kepada seluruh camat agar pelaksanaan pilkades dilakukan se-sederhana mungkin. Pungkasnya.

Jember Gelar  161 Pilkades Tahun 2013
Perlu diketahui bahwa sejak awal tahun 2013 pelaksanaan Pilkades dilakukan serempak sekabupaten Jember. Ada sekitar 161 desa yang akan melaksanakan pilkades yang digelar dalam tiga tahap, bulan Maret, Mei, dan Nopember.

Pada Pemilihan Tahap II, akan digelar di 84 desa dengan dua preode. Preode pertama Selasa besuk (14/5), 44 Desa dan Kamis (15/5), 40 Desa) Sementara Untuk bulan Nopember akan dilaksanakan di 15 Desa. Sisanya sudah dilaksanakan Maret lalu. (eros).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: