"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, May 1, 2013

Ratusan Buruh Dan PMII Banyuwangi, Tolak Kenaikan BBM

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Peringati hari Buruh Internasional, Ratusan buruh, dan PMII Banyuwangi Jawa Timur menggelar aksi penolakan Kenaikan BBM. Kenaikan BBM hanya akan menambah beban buruh.

Pasalnya kenaiknya harga BBM masih belum diimbangi dengan kesejahteraan buruh, bahkan masih banyak perusahaan yang hanya membayar karyawannya dibawah Upah Minimum Kabupaten (UMK). Untuk itu buruh menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Sikap dari buruh, kami menolak keras denga adanya kenaikan BBM. Karena  dengan kenaikan BBM  kami para buruh yang di gaji tetap dibawah UMK ini sangat memberatkan bagi kami kaum buruh, karena daya beli kami  tidak akan mencukupi mengingat gaji yang tetap dibawah UMK,”pekik ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Banyuwangi Geger Setiono saat aksi hari buruh Internasional.

Ketua SPN Banyuwangi, Geger Setiono, pada kesempatan orasi kemarin  meminta agar pemerintah mengkaji kembali rencana kenaikan harga BBM. Karena jika BBM naik, akan lebih menyengsarakan rakyat terutama para buruh yang biaya hidupnya secara otomatis akan naik. “Sementara kesejahteraan belum didapat oleh buruh,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, UMK sesuai dengan Pergub No 72 Tahun 2012 yaitu senilai Rp 1.086.400,00. Namun menurut Geger, selama ini implementasinya tidak pernah riil. Kenyataan dilapangan, gaji buruh rata-rata dibawah UMK “Kami minta pemerintah menjalankan penegakan hukum ketenagakerjaan secara tegas dan seadil-adilnya akan jaminan pemenuhan hak-hak normatif buruh,” imbuhnya.

Aksi orasi buruh yang didampingi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Banyuwangi, kemarin Rabu (1/13) itu dimulai sekitar pukul 09.00 Wib. Start dari halaman gedung DPRD berjalan menuju Pemkab lalu perlimaan (proliman), kantor Kejaksaan Negeri hingga finish di kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Banyuwangi.

Tampak Kapolres Banyuwangi, AKBP Nanang Masbudi, SIK, Msi, Wakapolres Kompol Agus Widodo, Kabag Ops Kompol H. Sujarwo dan para Kasat serta jajaran anggota dibawahnya melakukan pengawalan ketat hingga aksi para buruh bubar tengah hari dengan kondisi tertib dan aman. (Hakim Said)

Berita Terkait Perburuhan

No comments: