"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Senin, 06 Mei 2013

Terdakwa Penganiayaan Santri Ponpes Alqodiri, Melarikan Diri

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Puluan Anggota LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara), Senin (6/5), melakukan aksi, menyoal Larinya terdahwa Penganiayaan yang menimpa Alfin Lukman Jihan (17) Selasa (15/1) silam.


Korban yang saat itu mengikuti latihan Silat (Exstra Kulikuler) sekitar jam 23.00, mendapat hukuman dari sang pelatih Rahmansyah (Terdahawa), dengan dalih sering tak mengikuti latian, korban dihajar dalam posisi Kayang, perutnya dihantam dan ditendang dengan tangan kosong, hingga korban tak sadarkan diri.

Setelah 24 kemudian Rabu (16/1) jam 23.00, korban diantarkan kerumahnya, Ponjen Kencong dengan sepeda Motor, “Karena belum pernah diperiksakan kedokter, kami bersama keluarga membawa ke, RSI Lumajang, anak saya menjalani Oprasi usus dan dirawat selama 19 Hari, biayanya sampai habis Rp 56 jt mas “Ujar Sulasmi Ibu korban saat mengikuti aksi di DPRD, Polres dan Kejari Jember.

Masih kata Sulasmi, bahwa keluarga tidak menerimakan kejadian tersebut, pasalnya pihak pondok Pesantren Alqodiri tak merespon kejadian ini “Keluarga tak terima karena pihak Pondok Pesantren Al Qodiri tak merespon kejadian ini apalagi memberikan bantuan”. Keluhnya

Sementara menurut Korlap aksi Fauzin (Ayah korban), Bahwa kasus ini sebenarnya pernah di laporkan Ke Propam Polda pada Tanggal (24/4), Karena tak kunjung diproses dan TSK nya tak di tahan, Yang akhirnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negri untuk di sidangkan.

Namun Meski sudah dilimpahkan berkasnya ke Jaksaan Negeri (Kejari) Jember, terdahwa sampai hari ini belum juga ditahan, bahkan informasinya terdakwa pada sidang ke tiga (Pekan lalu) melarikan diri, sehingga tidak bisa menghadiri siding (mangkir: red), sementara pada sidang pertama dan kedua terdakwa hadir” Ujar  Fauzin .

Atas kejadian tersebut Ketua LSM Penjara, Rudy Hartono menuntut agar penegak hukum dapat bekerja professional dan menuntut Penegak Hukum segera menangkap Terdahwa, serta menuntut pihak Pesantren Al Qodiri tidak melindungi “ Tegasnya

Didepan pengunjuk rasa Waka Polres Jember Kompol Cecep, mengatakan akan membatu pihak Kejaksaan untuk segera menangkap terdahwa secepatnya, kemanapun terdahwa berada pihak Polres akan mengejar DPO. “ Tegasnya. (Edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: