"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Saturday, June 29, 2013

PPM Jember, Gelar Peringatan Hari Bayangkara di Monument Palagan Jomerto

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dalam Rangka Memperingati HUT Bayangkara ke 67, Sabtu (29/6) Pemuda Panca Marga  (PPM) Jember, Gelar Sarasehan Kejuangan di Balai Desa yang terletak di Monument Palagan Jomerto Kecamatan Patrang.

Dalam acara yang di hadiri keluarga pelaku sejarah, Pep ABRI, FKPPI, AMPI, dan keluarga Besar Putra Purnawirawan  Pulisi diisi oleh nara sumber dari Kapolsek Patrang (AKP.Mustamo), IG. Krisnadi Fakultas Sastra Uej, dan Y Setiyo Hadi.

Lokasi ini dipilih lantaran pada tanggal 11 Febuari 1949, Palagan Jomerto merupakan tempat Pertempuran, antara Tentara Belanda dengan Brigade Mobil (Mobrig), Kepulisian Republik Indonesia, yang di pimpin oleh AKP Tk I Soekari. Hal ini terekam dalam monument Palagan Jomerto. selain anggota Mobrig yang gugur dalam pertempuran melawan pasukan belanda, juga terukir jelas terdapat 20 rakyat sekitar Jomerto, dan 13 Nama Anggota Mobrig.

Monumen Palagan Jumerto yang berdiri di dekat Kantor Kelurahan Jumerto Kecamatan Patrang, dan disampingnya berdiri Masjid Syuhada, Menunjukan kepada kita bahwa di tempat ini pernah terjadi perestiwa Palagan Jumerto pada tahun 1949.

Tepatnya Pada tanggal 1 Juli 1984, bertepatan dengan Hut Bayangkara, Monument Palagan Jumerto di resmikan oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur saat itu Mayor Jendral Polisi Soedarmadji. ‘Ujar Yopi

Sementara menurut IG Krisnadi, Peristiwa Palagan Jomerto, Memang sudah ada upaya mendokumentasikan perestiwa tersebut , adanya pembangunan Monumen, namun itu belum lah cukup, untuk itu kami akan bekerja sama dengan beberapa elemen akan menulis pelaku sejarah.”Jelasnya

Masih kata Krisnadi, Kalau tidak segera di tulis Monumen akan jadi saksi bisu, dan masih banyak juga perestiwa seperti Gugurnya Letkol M. Sroedji, selain itu pertempuran  di Palagan Karang Kedawung pada (8/2/ 1949) dengan Gugurnya Dr.Soebandi, harus segera di tulis agar tidak kehilangan sejarah di kabupaten Jember, dan untuk menunjang Industri pariwisata, perlu dibangun Museum sejarah dan budaya, museum Kepolisian di Kabupaten Jember “ Tegasnya

Untuk itu Ketua Pemuda Panca Marga Ir. Soejamiko, para pemuda harus memahami nilai-nilai perjuangan pedahulunya, salah satunya Monumen Palagan Jumerto, perlu diingat berkat jerih payah para perjuang,

“Dari pendahulu kita Kemerdekaan Republik Indonesia, di rebut dengan jiwa raga harta dan benda, terbukti pada agresi ke dua di daerah ini, telah gugur para syuhadak, untuk itu Pemuda Panca Marga bersama peneliti sejarah berencana akan membuat sebuah buku, Tentang sejarah Palagan Jomerto. (Edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: