"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, July 31, 2013

SBY Akan Selesaikan Masalah Nelayan Puger

Jember, MAJALAH-GEMPUR.com. Kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama ibu Ani Yudhoyono dan sejumlah menteri ke Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Puger Rabu (31/7/13), membawa angin segar bagi nelayan Puger.

Dalam rangkaian kegiatan safari Ramadhan di TPI Puger Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur tersebut, SBY berjanji akan menyelesaikan empat masalah yang dialami nelayan. Dikesempatan itu, SBY mengatakan ada empat hal yang ditemukan di PPP Puger. Dikatakan, dirinya mendapat laporan tentang pendangkalan di muara Puger, pemecah ombak yang kurang standar, lampu dermaga menuju laut tidak ada. Serta masih tergantungnya nelayan pada ‘pengambek’, juragan atau pedagang yang memberi ‘utangan’ pada nelayan.

“Tugas pemerintah untuk memberikan bantuan guna memecahkan masalah,” ujar SBY yang spontan disambut tepuk tangan meriah para warga. SBY juga mengatakan, bahwa kehadirannya di Puger, bersama sejumlah menteri dan Gubernur Jawa Timur, tak lain untuk melihat langsung dan segera menyelesaikan permasalahannya.

Salah satunya, SBY langsung memerintahkan agar tempat-tempat yang mengalami pendangkalan, agar segera dikeruk dan diperdalam. “Ada Menteri PU Joko Kirmanto disini. Yang bertugas segera melakukan pengerukan dan memperdalam lokasi PPP Puger yang dangkal,” tegas SBY. Tepuk tangan meriah dari warga kembali menyambut ketegasan SBY tersebut.

Menanggapi persoalan break water yang masih menjadi masalah nelayan di Puger, SBY mengatakan akan memberikan tugas kepada Menteri Perikanan dan Kelautan untuk merancang pemecah ombak. “Nanti akan kita bangun,” jelasnya.

SBY juga menanggapi wadulan para nelayan yang disampaikan melalui Bupati Jember terkait tidak adanya lampu penerangan bagi nelayan yang hendak pergi dan pulang melaut. SBY pun berjanji, akan segera membangun penerangan di lokasi tersebut. Walau dijelaskan juga, bahwa hal itu tidak bisa dilakukan dengan segera saat ini. “Masih memerlukan waktu dan perencanaan. Kita juga harus mengecek dahulu,” ujarnya.

Tindak lanjutnya, SBY meminta kepada Gubernur Jawa Timur Soekarwo, untuk memastikan kepada para menteri, bisa menyelesaikan semua janjinya kepada warga kemarin.

SBY kembali menambah janji, akan memberikan dana melalui koperasi sebesar Rp 1 Milyar, yang nantinya bisa digunakan para nelayan agar bisa lepas dari ‘pengambek’ juragan atau pedagang yang memberi utangan pada nelayan, yang selama menjadi momok nelayan. “Sehingga diharapkan tidak ada kesenjangan lagi di masyarakat pantai sini,” ujar SBY.

SBY juga mengakui, bahwa semua itu masih belum cukup untuk bisa membantu pemecahan masalah. Untuk itu, diharapkan pada Gubernur dan Bupati agar memberikan dukungan penuh guna terwujudnya harapan warga Puger. Sehingga apa yang sudah terlaksana, bisa memberikan sesuatu yang lebih baik bagi warga.

“Semoga semua bisa berguna bagi masyarakat, pekerjaan lancar dan penghasilan warga meningkat. Setelah ini saya akan melanjutkan perjalanan ke Bondowoso,” ucap SBY sembari pamit kepada para nelayan, karena masih harus melanjutkan kegiatan safari Ramadhannya. (yunan)

“Semoga semua bisa berguna bagi masyarakat, pekerjaan lancar dan penghasilan warga meningkat. Setelah ini saya akan melanjutkan perjalanan ke Bondowoso,” ucap SBY sembari pamit kepada para nelayan, karena masih harus melanjutkan kegiatan safari Ramadhannya. (yunan)
tanga� r a (�� ��� rga. SBY juga mengatakan, bahwa kehadirannya di Puger, bersama sejumlah menteri dan Gubernur Jawa Timur, tak lain untuk melihat langsung dan segera menyelesaikan permasalahannya.


Salah satunya, SBY langsung memerintahkan agar tempat-tempat yang mengalami pendangkalan, agar segera dikeruk dan diperdalam. “Ada Menteri PU Joko Kirmanto disini. Yang bertugas segera melakukan pengerukan dan memperdalam lokasi PPP Puger yang dangkal,” tegas SBY. Tepuk tangan meriah dari warga kembali menyambut ketegasan SBY tersebut.

Menanggapi persoalan break water yang masih menjadi masalah nelayan di Puger, SBY mengatakan akan memberikan tugas kepada Menteri Perikanan dan Kelautan untuk merancang pemecah ombak. “Nanti akan kita bangun,” jelasnya.

SBY juga menanggapi wadulan para nelayan yang disampaikan melalui Bupati Jember terkait tidak adanya lampu penerangan bagi nelayan yang hendak pergi dan pulang melaut. SBY pun berjanji, akan segera membangun penerangan di lokasi tersebut. Walau dijelaskan juga, bahwa hal itu tidak bisa dilakukan dengan segera saat ini. “Masih memerlukan waktu dan perencanaan. Kita juga harus mengecek dahulu,” ujarnya.

Tindak lanjutnya, SBY meminta kepada Gubernur Jawa Timur Soekarwo, untuk memastikan kepada para menteri, bisa menyelesaikan semua janjinya kepada warga kemarin.

SBY kembali menambah janji, akan memberikan dana melalui koperasi sebesar Rp 1 Milyar, yang nantinya bisa digunakan para nelayan agar bisa lepas dari ‘pengambek’ juragan atau pedagang yang memberi utangan pada nelayan, yang selama menjadi momok nelayan. “Sehingga diharapkan tidak ada kesenjangan lagi di masyarakat pantai sini,” ujar SBY.

SBY juga mengakui, bahwa semua itu masih belum cukup untuk bisa membantu pemecahan masalah. Untuk itu, diharapkan pada Gubernur dan Bupati agar memberikan dukungan penuh guna terwujudnya harapan warga Puger. Sehingga apa yang sudah terlaksana, bisa memberikan sesuatu yang lebih baik bagi warga.

“Semoga semua bisa berguna bagi masyarakat, pekerjaan lancar dan penghasilan warga meningkat. Setelah ini saya akan melanjutkan perjalanan ke Bondowoso,” ucap SBY sembari pamit kepada para nelayan, karena masih harus melanjutkan kegiatan safari Ramadhannya. (yunan)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: