"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, October 14, 2013

Polisi Terus lakukan Penyelidikan Kasus Penganiayaan di SMA 1 Tanggul


Saksi: Silvi dan Ganis saat di Mapolsek Tanggul
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Penyelidikan tindak kekerasan Kamis (26/9) yang dilakukan Ayu siswi kelas XI IPA 4 kepada Lutfiana kelas XI IPA 1 di kelas yang di laporkan tua korban, terus di lakukan oleh pihak kepolisian Polsek Tanggul.


Setelah seminggu sebelumnya tepatnya pada tanggal (5/10)  pihak polsek  tanggul memeriksa dua orang guru pendidik, kali ini dua siswi yang satu kelas dengan lutfiana mendapat  giliran panggilan  oleh pihak Polsek Tanggul.

Kedua saksi tersebut adalah Silvi (16) dan  Ganis (16 ) teman satu kelas dengan Lutfiana, kedua saksi tersebut mendatangi polsek tanggul Senen (14/10) sekitar jam 10.20 Wib memenuhi panggilan pihak penyidik Polsek Tanggul guna di mintai keterangan

kurang lebih satu jam silvi menjalani pemeriksaan di ruangan reskrim. "saya bercerita apa adanya mas, apa yang saya lihat waku itu,  tidak mengurangi juga tidak menambahi " ucap silvi saat di konfirmasi majalah-gempur.com sesudah keluar dari ruangan Reskrim polsek tanggul 

Ungkapan yang sama oleh Ganis  yang juga menjalani pemeriksaan sekitar 45 menit, lebih sebentar dari silvi, di luar ruangan reskrim setelah selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi  saat di  konfirmasi majalah-gempur.com juga mengatakan kalau dirinya menceritakan apa adanya terkait kejadian tindak kekerasan yang dilakukan oleh Ayu kepada Lutfi  di kelasnya " saya kira ceritanya sama mas dengan Silvi " kata ganis singkat

Seperti yang diberitakan sebelumnya,  Seorang siswi bernama Ana kelas II/XI IPA 1 SMAN 1 Tanggul menjadi korban aksi kekerasan yang di lakukan oleh temannya sendiri bernama AYU kelas II/XI IPA 4 di kelas , yang mengakibatkan  Ana kelas II/XI IPA 1  SMAN 1 Tanggul mengalami luka memar dibagian pahanya dan sampai psikologisnya terganggu. ( yond )

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: