"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, December 16, 2013

Kejari Jember Kembali Periksa Kabag Humas, Terkait Dugaan Penyelewengan Dana BBJ

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dugaan penyelewengan dana Bulan Berkunjung Jember (BBJ) 2012 semakin terang. Sejak Senin  (9/12) Kejari  menaikan perubahan status dari Penyelidikan menjadi Penyidikan.


Beberapa panitia maupun pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember yang diduga terlibat penyalahgunaan anggaran APBD senilai 6,5 Milyar untuk kegiatan BBJ Tahun 2012 dari dana Komite Olahraga Nasioanal Indonesia (KONI), 8.8 milyar, dimintai kererangan. Himgga kini ada sekitar 20 orang yang telah dimintai keterangan.  

Bahkan Kejari sudah menaikkan status kasus ini dari Penyelidikan menjadi Penyidikan. “Kami masih memangil pihak-pihak yang mengetahui aliran dana BBJ, baik panitia maupun pihak Pemkab, termasuk kepada Kepala Bagian Humas Pemkab Jember, Sandi Swardi Hasan. “Kata Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Jember M Hambaliyanto, SH saat diklarifikasi terkait kedatangan kabag humas, Senin (16/12)

Dengan pernyataan yang hati-hati Hambali menerangkan, “sampai saat ini masih belum ditetapkan pihak-pihak yang paling bertanggung jawab termasuk Kabag Humas. Kami masih menunggu BPKP terkait penghitungan kerugian negara,” jelas Hambali.

Masih menurut Hambali pihak Kejaksaan Negeri Jember masih berupaya mengumpulkan semua bukti-bukti guna mendapat kesimpulan perbuatan melawan hukum yang menyebakan kerugian negara dalam pelaksanaan Bulan Berkunjung ke Jember.

Pantauan MAJALAH-GEMPUR.Com, tampak di kantor Kejaksaan Negeri Jember, Kabag Humas Pemkab Jember Sandi Suwardi Hasan datang  memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Jember dan menuju ruangan Kasi Pidsus M. Hambaliyanto, SH.

Setelah seleasi diperiksa dan keluar dari ruangan Kasi Pidsus, Sandi yang bertemu dan ditegur wartawan, pura-pura tidak ada apa-apa dan sibuk menelpon seseorang. Wartawan yang akan mewawancarai sempat kehilangan jejak karena Sandi sudah keluar meninggalkan Kantor Kejaksaan.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan mencoba menghubungi kembali Kabag Humas Sandi Suwardi Hasan melalui sms terkait kedatanganya di Kejari Jembe , tidak menjawab. (midd)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: