"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Tuesday, December 24, 2013

Kepala BNPB Syamsul Maarif Imbau Agar Posko Banjir Sediakan Makanan Lebih Berfareativ

Kepala BNPB Pusat Syamsul Arifin
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Selain meninjau lokasi tangkis yang jebol, Kepala BNPB Pusat Syamsul Arifin yang mengunjungi warga di tempat pengungsian Menghibau agar dapur umum memberikan makanan yang lebih fariativ.


Himbauan itu disampaikan saat meninjau keadaan para pengungsi dan mengontrol kebutuhan makanan mereka di pengungsian.  “Selama ini, saya melihat kinerja dari BPBD sudah bagus. Namun karena perkiraan banjir masih agak lama, pihak dapur umum harus memberikan makanan yang lebih fariativ,”  katanya Selasa (23/12) .

Kepala BPBD Jember Suhanan menjelaskan, memang pada awal penanganan distribusi makanan di dapur umum masih bisa mencakup dua kali dalam satu hari. Namun dalam perkembangannya, karena banjir ternyata semakin meluas, maka pihaknya menambahkan dapur umum. “Saat ini, BPBD membuat makanan untuk 7900 jiwa yang tersebar di tiga desa. Yakni Desa kraton, Cakru dan paseban,” tegasnya.

Untuk mencukupi kebutuhan tersebut, pihaknya meminta bantuan untuk personil dapur umum kepada TNI.  Sebab, personil dapur umum selama ini hanya bisa mencakup kebutuhan korban banjir maksimal dua kali makan. Sementara, sesuai permintaan ketua BPNB pusat, dirinya juga mempersiapkan makanan yang lebih bervariatif, sehingga para korban tidak merasa jenuh.

Pantauan dilapangan, untuk memasok kebutuhan logistik para korban jiwa, banyak berdatangan bantuan dari berbagai arah. Tidak hany dari instansi pemerintahan saja, emlainkan banyak bantuan yang datang dari dermawan yang merasa iba atas bencana banjir tersebut.

Diberitakan sebelumnya bahwa banjir akibat tanggul jebol di Kencong yang merendam ribuan rumah di empat desa hingga hari kelima Selasa (24/12) masih menggenangi wilayah Desa Kraton, Paseban, Cakru  dan sebagian Desa Kencong.

Bahkan berdasarkan infomasi yang dihimpun dilapangan akibat tingginya curah hujan beberapa minggu terakhir ini, desa tetangga, tepatnya desa Kepanjen di Kecamatan Gumukmas juga mengalami nasib yang sama. (lum).

Berita Terkait Lingkungan

No comments: