"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Saturday, December 14, 2013

Pabrik Miras Berkedok Rumah Tempat Tinggal Digerebek Polisi

Jember.MAJALAH-GEMPUR.Com. Siapa bakal mengira, rumah yang sehari hari sebagai tempat tinggal diketahui sebagai pabrik pembuatan Minuman keras (Miras) jenis arak. Tak tanggung-tanggung setiap sekali proses mencapai 300 liter.

Rumah yang terletak di Dusun krajan 2 desa Puger Kulon kecamatan Puger yang selama ini yang dikenal sebagai tempat tinggal Sofyan Andik (29). Sekitar pukul 10.15 Wib Sabtu (14/12) di grebek polisi, pasalnya rumah tersebut di gunakan sebagai tempat untuk memproses pembuataan (pabrik) miras Jenis Arak.

Dalam penggerebekan, Sofyan andik pemilik rumah sekaligus sebagai produsen miras berhasil di bekuk polisi beserta barang bukti 13 Drum yang berisi arak, 7 jerigen berkapasitas 50 liter dan 84 botol yang siap edar.

Pengrebekan yang dipimpin Kapolsek Puger AKP Mahrobi Hasan pagi itu sempat menarik perhatian warga sekitar, warga yang selama ini tidak tahu kalau rumah Sofyan dijadikan tempat pembuatan MIRAS kaget dan hampir tak percaya. Pasalnya selama ini tidak pernah kelihatan ada kegiatan yang menunjukkan ada produksi arak.

"Sungguh saya kaget mas, hampir tak percaya, karena selama ini biasa aja, seperti tak ada kegiatan yang menunjukkan pembuatan arak di dalamnya" Ungkap Masduki, tetangga depan rumah sofyan.

Sementara Sofyan saat di tanya polisi mengaku masih baru satu bulan memproduksi barang haram tersebut dan masih dua kali melakukan penjualan. "Kira-kira berjalan satu bulan pak, dan baru dua kali menjualnya ke wilayah Lumajang dan Jember" Ujarnya

Sofyan mengaku dalam satu kali proses menghasilkan arak sebanyak 300 Liter dan jika di uang kan bisa mendapat 6 juta rupiah, selama memproses arak di lakukan sendiri. Walaupun waktu penggerebekan ada warga yang ikut beraktifitas. 

Kapolsek Puger AKP Mahrobi Hasan saat di konfirmasi mengatakan "Kami sudah mencurigai gerak-gerik pelaku dan selama satu bulan terakhir ini sudah kami intai, Lebih lanjut kami akan melakukan penyidikan dan selanjutnya kami akan lanjutkan ke proses hukum" Tegasnya (yond).

Berita Terkait Kriminal

No comments: