"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, December 9, 2013

Sertifikat Tak Dikeluarkan, Nasabah Protes Bank Mandiri

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Kesal karena jaminan sertifikat tanah tak dikeluarkan, nasabah ngeluruk menejer Bank Mandiri Mitra Usaha Kantor Cabang Pembantu (KCP) Puger. Padahal uang pinjaman sudah dibayar lunas.

Kedatangan Wiwik Sriwahyuningsih (40) warga Dusun Krajan, Desa Wonosari, Kecamatan Puger yang didampingi Sri Lestari yang menemuai  manajer Bank Mandiri Mitra Usaha KCP Puger pada Senin (9/12) sekitar pukul 10.30 tidak membuahkan hasil.

Padahal menurut Wiwik bahwa uang pinjamannya sudah dibayar lunas tertanggal 29 September lalu dengan surat bernomor MBC.MMU-JPG/a3i/2013. Sementara sertifikat tanah dan yang meminjam uang atas nama dirinya sendiri.

“Sertifikat itu atas nama saya (Wiwik Sriwahyuningsih; red) sendiri mas. Tanah itu juga tidak dalam sengketa di pengadilan. Sementara uang pinjaman juga telah saya bayar lunas, ini ada apa kok malah dipersulit dan mbulet terus,” sesal Wiwik begitu keluar dari kantor bank.

Dia menyesalkan sikap bank yang mempersulit keluarnya sertifikat miliknya. Dia mengaku tidak hanya sekali datang ke bank, melainkan sudah lima kali. Namun, upaya pengambilan sertifikat itu terus dipersulit pihak bank. Bahkan, dia sudah melengkapi persyaratan yang diminta pihak bank. Hanya saja, alasan terakhir karena mantan suaminya yang meminta agar sertifikat itu tidak dikeluarkan.

“Saya sudah lima kali datang bolak balik mengurusi jaminan sertifikat ini mas. Tapi, selalu ada alasan lain. Terakhir, alasannya karena mantan suami saya meminta agar sertifikat ditahan dulu,” keluhnya.

Wiwik menambahkan, bahwa jaminan sertifikat tanah tersebut merupakan harta warisan. Dia menegaskan sertifikat tanah itu bukan harta gono-gini hasil kerja dengan suaminya. Sertifikat yang dijadikan jaminan pinjaman uang ke bank atas nama dirinya. Begitu juga saat meminjam uang ke bank juga atas nama dirinya.

“Suami saya saat itu hanya datang mendampingi saja mas. Pinjaman di bank atas nama saya, demikian juga dengan sertifikat tanah yang dijaminkan itu,” tambahnya.

Sementara Manajer Bank Mandiri KCP Puger, Rahmad Hidayat saat hendak dikonfirmasi terkait keluhan nasabah tersebut dihalang-halangi oleh satpam bank bernama Dwi Samba. Sehingga tidak bisa menemui pihak bank.  (edw)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: