"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Sunday, January 26, 2014

Jember Selatan Dikepung Banjir

Jember, MAJALAH GEMPUR.Com. Usai menjebol Tanggul di Kencong, Intensitas Curah Hujan yang tinggi di Jember selatan, banjir kini kembali melanda kecamatan wuluhan, puger, Tempurejo, Kencong. dan Gumukmas



Banjir terparah terjadi di kecamatan, Puger, Wuluhan dan Tempurejo, akibat tingginya curah hujan, genangan air yang mencapai satu meter lebih mengakibatkan ratusan hektar sawah terendam dan ribuan warga mengungsi. Sebelumnya banjirnjuga menjebolkan tangkis sungai di desa Kraton Kencong Jebol.

Sementara Banjir Minggu Malam (26/1) juga terjadi jalan raya Kencong, layaknya kolam renang. Hal ini membuat warga yang melintas terpaksa pelan untuk menghindari cipratan air dari pengendara lain.

Banjir kali ini termasuk sangat parah, hingga jarak sekitar dua Kilo, sehingga titik jalan yang biasanya tidak pernah tergenang, kali ini tergenang dengan ketinggian air rata-rata sampai 30 Senti.

Mulai didepan pertokoan hingga di lokasi Pasar Penampungan. Hal ini membuat sebagian pembeli mengurungkan niatnya untuk belanja di pasar tersebut. Akibatnya omzet penjualanya pedagang turun drastis.

Sedangkan di kecamatan Gumukmas akibat hujan deras yang turun beberapa hari ini membuat Tambak ikan warga dusun Karangrejo Desa Bendorejo jebol, hal ini membuat warga beramai-ramai mengalihkan aktifitas keseharianya untuk menangkap ikan di lokasi banjir.

Banjir juga terjadi di kawasan perkantoran Kecamatan Gumukmas, hal itu bisa dilihat langsung oleh warga yang melintas dari arah Jember-Lumajang. Banjir dikawasan Kantor Kecamatan Gumukmas inipun sering terjadi dikarenakan Drainase kurang baik.

"Banjir ini dikarenakan Drainase gorong-gorong di didepan kecamatan Gumukmas kurang baik, sehingga tak hanya saya saja yang merasakan hal ini, tetapi warga belakang kecamatan juga tidak bisa beraktifitas,saya berharap pihak terkait memperhatikan hal ini" keluh Marsuto Sabtu, (25/01).  (mif)

Berita Terkait Lingkungan

No comments: