"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Friday, January 17, 2014

Pedagang Pasar Kencong Kembali Diteror Bom Molotov

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Belum terungkap tragedi Bom Molotov yang membakar kios Kustina, 5 Januari 2014 lalu. Pedagang Pasar penampungan Kencong Jember Jum'at (17/01) kembali digemparkan teror bom molotov.


Lebih ironis lagi tragedi ini terjadi disiang bolong, sekitar Pukul 12.00 WIB disaat pedagang sedang melakukan ibadah Sholat Jum’at di Masjid, bahkan teror ini terjadi saat hiruk pikuknya aparat kepolsian sedang melakukan pengamanan datangnya Menteri perumahan Djan Faridz di Ponpes Assuniyah Kencong.

Meski tak ada korban jiwa, peristiwa yang membakar lapak Maman ini membuat pedagang panik. Beruntung segera diketahui Waras dan Oyong, sehingga dengan peralatan seadanya para pedagang dapat memadamkan api yang mulai membubung tinggi, sehingga kobaran api tak sampai meluas.

Hal ini dibenarkan salah-satu pedagang pasar Kencong Moh Sholeh “Waktu itu kondisi pasar sedang sepi, sebab pukul 11.30 para pedagang sedang melaksanakan Shalat Jumat ke masjid. Usai shalat Jumat, salah satu pedagang, Yoyong dan Waras melihat kios pedagang yang bernama Maman terbakar. Cerita Sholeh.

Melihat kejadian itu para pedagangpun berlari memadamkan api ”Pedagang berlari mengambil peralatan seadanya untuk memadamkan api yang mulai membumbung tinggi, ketika api berhasil dipadamkan, ditemukan tas anyaman berwarna hitam berisi tiga buah bom molotov di tembok kios Maman. Satu meledak, sedangkan dua botol sisanya belum sempat meledak, sumbu tiga bom Molotov itu terlihat nyambung,” Ungkap Sholeh.

Soleh mengaku sudah melaporkan kasus ini ke Mapolsek setempat. “Kami meminta polisi mengusut tuntas kasus ini, karena kasus ini sudah kedua kalinya. selain itu beberapa kali pedagang juga pernah diteror sekelompok orang yang mencabut papan nama, lalu aksi premanisme petugas kebersihan, tapi sampai hari ini belum ada pelaku yang berhasil diamankan polisi,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun MAJALAH-GEMPUR.Com dilapangan, Bom molotov ditaruh didalam tas kecil berisi tiga buah botol minuman keras jenis Jack Dennils dan 1 buah botol air mineral yang dikasih minyak tanah dikasih sumbu ditaruh di atas tembok selatan sebelah Barat pasar penampungan Tepatnya Kios jual Krupuk milik Lud salah satu pedagang.

Hal inilah menyulut kemarahan pedagang yang notabene mengantungkan hidupnya di pasar tersebut. Puluhan pedagang beramai-ramai berjalan kaki dari Pasar penampungan ke Mapolsek Kencong yang berjarak Kurang lebih 150 Meter untuk melaporkan kepada pihak berwajib dengan membawa sisa Bom molotov.

Pasca kejadiaan, sejumlah personil kepolisiaan langsung melakukan olah TKP, “Kami akan segera melidik hal tersebut, dan team Resmob sudah kami turunkan untuk menindak lanjuti permasalahan terkait usaha pembakaran pasar dari orang tidak dikenal tersebut, Tegas Wakapolres Jember Kompol Cecep Susatya. (lum) 

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: