"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Tuesday, January 28, 2014

Pemkab Jember Tutup Pasar Penampungan Kencong

Jember, MAJALAH GEMPUR.Com. Meskipun Baliho Pemberitahuan dipasang sangat besar, penghuni pasar penampungan tetap menjalankan aktifitas seperti biasa. sampai hari selasa, (28/01) tidak satupun yang pindah ke Pasar baru.

Baliho ukuran besar bertuliskan Keputusan Bupati Jember No 118.45/185/012/2013 berisi tentang penutupan dan andamam kepada pedagang pasar penampungan.  Pedagang dipaksa pindah ke Pasar Kencong Baru dengan Batas Maksimal hari Kamis, 30 Januari 2013 dan yang menghalang-halangi akan dipidanakan.

Seperti halnya yang terlihat dilapangan Sekitar pukul 15.00 WiB selasa, (28/01), ratusan pedang Pasar Kencong korban kebakaran 2005 silam  masih santai dan beraktifitas seperti biasanya. Seperti Ima salah satu pedagang ayam potong dipasar penampungan yang menempati tanah PTPN XI PG Semboro di Desa Wonorejo Kencong. Hal itu pula juga dirasakan Zakiya pedagang pecah belah yang sangat santai hadapin masalah tersebut.

Diberitakan sebelumnya bahwa Pedagang pasar penampungan sejak terbakar tahun 2005 silam dipindah dipenampungan dengan alasan lokasi kebakaran akan dibangun kembali. Meski sudah ditunggu hampir 8 tahun lokasi tersebut tidak dibangun bahkan Pemkab Jember membangun di lokasi baru ditanah PTPN XI PG Semboro Kencong yang status tanahnya masih belum jelas.

Akhirnya pdagang menggugat Class Action kepada Bupati Jember yang akhirnya dimenangkan pedang. Setelah kemenangan pedagang sering mendapat teror agar pindah ke Pasar Penampungan. Mulai dari keluarnya SK bupati tahun 2013 yang berujung pengusiran paksa  oleh Satpol PP bersama TNI dan Polri yang akhirnya gagal karena mendapatkan perlawanan.

Teror juga datang dari preman, termasuk penculikan salah-satu pedagang sampai dilempar bom Molotov sampai tiga kali. Usaha tersebut ternyata tidak mampu memaksa pedagang pindah kepasar baru yang dibangun oleh investor.

Terakhr adalah keluarnya sepanduk penutupan. Informasi dilapangan bahwa pedagang tetap menolak pindah kepasar baru dan berencana pindah ke tempat lain, pasalnya Pemkab belum sepenuhnya menjalankan keputusan PN Jember. (etos/mif)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: