"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, February 17, 2014

Kepala Kantor Pertanahan Jember Gagas Diseminasi Penyelesaian Kasus Tanah

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Tingginya sengketa tanah di Jember Jawa Timur mendapat perhatian serius Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jember. Guna mencari solosi, Kepala BPN menggagas Desiminasi Penyelesaian Kasus Tanah.


Tingkat kepercayaan masyarkat terkait penyelesaian kasus pertanahan kepada penegak hukum sangat rendah dan degradasi budaya sebagai anak bangsa. Akibatnya masyarkat cenderung melakukan gerakan aksi moral dan terkesan persoalan yang menyangkut setiap kasus pertanahan yang muncul selalu menjadi tanggungjawab Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Kondsi dimana dua termenologi kebijakan pertanahan yaitu kebijakan saat orde baru dan orde reformasi apalagi menjelang Pilkada pilpres dan pileg Kasus-kasus pertanahan secara simultan bermunculan. Guna meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan, perlu sebuah pencerahan, informasi, dan pandangan tentang formulasi penyelesaian masalah tersebut.

 “Penyelesaian kasus ini bukan hanya tanggungjawab BPN semata, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Untuk kita undang Pemkab dan Wakil Rakyat untuk menggagas Desiminasi penyelesaian kasus tanah guna membangun pencerahan. Demikian kata Kepala badan Pertanahan Kabupaten Jember DJOKO SUSANTO, SH.kepada beberapa media di Aula Kantor Pertanahan Jember Senin (17/2.

Acara yang dihadiri Pemerintah Kaupaten (Pemkab) Jember yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Sugiarto dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember Saptono Yusuf serta perwakilan Komoisi A DPRD bertajuk Coffe Morning menurut Djoko guna menginventarisasi dan merumuskan penyebab munculnya dan formula penyelesaian kasus.  

“Kami berharap gagasan ini dapat ditangkap seluruh elemen masyarakat, dan didindaklanjuti pertemuan lebih luas. sehingga dalam menyelesaikan sengketa agraria di Jember khususnya dan di Indonesia umumnya dapat diselesaikan dengan damai dan tanpa kekerasan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. (eros)

Berita Terkait Agraria

No comments: