"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Saturday, February 8, 2014

Ribuan Personil Polisi, TNI Dan SatPol PP, Siap Amankan Pemilu

Jember, MAJALAH GEMPUR.Com. Dalam rangka pengamanan Pemilu 2014, Polres Jember Gelar Apel Operasi Mantap Brata Semeru 2014. Lebih dari seribu personil TNI dan Polri disiapkan untuk mengamankan 4.808 TPS.

Kepolisian Polres Jember mengadakan Gelar Apel pasukan yang diberi nama Sandi Operasi Mantap Brata Semeru 2014. Operasi yang akan dilaksanakan selama 221 hari, kepolisian akan dibantu oleh sejumlah elemen terkait, seperti TNI dan Polisi Pamong praja.

Kapolres Jember AKBP Awang Joko Rumitro, SIK kepada sejumlah Wartawan Sabtu,(8/2) menerangkan, dalam rangka melakukan upaya pengamanan terhadap kegiatan pesta demokrasi rakyat pada tahun 2014 ini, Polres Jember akan menerjunkan sebanyak 2/3 kekuatan yang dimilikinya.

Atau dari total 1.200 personil nantinya sekitar 800 personil kepolisian akan dilibatkan secara langsung untuk melakukan pengamanan di seluruh TPS yang ada diwilayah Jember sebanyak 4.808 TPS. Selain dari kepolisian pengamanan Pemilu juga melibatkan TNI dan Polisi Pamong Praja (Pol PP), bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif pada saat pemilu.

Menurut kapolres, dari hasil pemetaan daerah rawan yang telah dilakukannya, dari seluruh TPS yang ada di wilayah Jember, tidak ada yang masuk dalam kategori daerah rawan, sehingga mendapat prioritas pengamanan yang lebih dibandung wilayah lainnya.

Seluruh TPS di wilayah Jember masuk dalam kategori daerah yang tidak memiliki potensi kerawanan gangguan Kamtibmas. Kalaupun ada kerawanan, kapolres menandaskan, hanyalah rawan karena jaraknya yang terlalu jauh, seperti TPS yang berada di wilayah Bandealit.

Sementara itu Dandim 0824 Jember, Letkol ARH Wirawan Yanuartono, menyampaikan, terkait pengamanan pemilu TNI akan siap membantu kepolisian dengan  ikut menerjukan  sekitar 5 SSK pasukan atau sekitar 500 personil.

Sementara dalam konsep pengamanan yang dilakukan TNI dalam Pemilu kali ini adalah bersifat Polisionil, dengan kata lain TNI hanya membantu, dimana komando sepenuhnya di Kepolisian dan tidak akan menggunakannya senjata dalam kegiatan pengamanan pemilu. (mif)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: