"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, February 6, 2014

Tak Dapat Barang Berharga, Perampok Bacok Korban Hingga Luka Parah

Jember, MAJALAH GEMPUR.Com. Karena tidak berhasil menggasak barang berharga milik korban, tiga orang perampok yang beraksi di Dusun Karang Templek, Desa Andongsari Ambulu, membacok kepala korbanya hingga luka parah.

Ditingal suami merantau ke Bali rumah seorang warga di dusun Karang Templek, Desa Andong sari kecamatan Ambulu disatroni 3 kawanan perampok. Menolak untuk menyerahkan barang berharga miliknya, pemilik rumah dan putri nya sempat dianiaya hingga mengalami luka memar di kepala cukup parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit Balung.

KBO Satreskrim Polres Jember, hari Kamis siang kepada Wartawan menuturkan, dini hari tadi sekitar pukul 01.30 Wib, Kamis (6/2/2014) 3 orang perampok bercadar yang bersenjatakan celurit mendatangi rumah seorang warga  yang beralamat di Dusun Karang Templek, Desa Andongsari kecamatan Ambulu, bernama Ninik Endrawati, (32)tahun .

Wanita yang memiliki toko kelontong tersebut selama ini hanya tinggal dengan anaknya, Icha,(13) tahun karena suaminya pergi merantau ke Bali. Ketiga orang perampok bercadar yang di duga masuk lewat jendela rumah tersebut langsung mendatangi korban dan putrinya dan memintanya untuk memberikan sejumlah barang berharga miliknya, seperti perhiasan dan uang tunai .

Namun korban menolak  memberikan hingga menyebabkan salah satu dari perampok itu marah dan membacok kepala korban dengan celurit hingga terluka. Begitupun dengan putri korban, yang juga sempat dilukai lengan tangan kirinya karena menolak memberi tahu dimana ibunya menyimpan barang berharganya. 

Setelah membuat korbanya tidak berdaya, ketiga perampok tersebut akhirnya dengan leluasa mengacak-acak seisi rumah untuk mencari barang berharga yang diiginkan.  Saat upaya ini tak membuahkan hasil, akhirnya pelaku mengarahkan sasaran ke sepeda motor milik korban yang diparkir di dalam rumah.

Ketika pelaku hendak membawa motor, korban kembali berusaha menghalang-halangi. Lagi- lagi upaya korban ini membuat salah seorang pelaku marah dan kembali menghajar korban. Saat itulah korban kemudian berteriak meminta tolong.

Teriakan itulah yang kemudian mengundang tetangga berdatangan, dan membuat pelaku ketakutan sehingga langsung melarikan diri. tanpa bisa membawa secuil barang berharga milik korban.

Suhartanto menerangkan, korban sendiri karena mengalami luka yang cukup parah akhirnya harus dilarikan ke Rumah Sakit Balung untuk mendapat pertolongan intensif begitu Juga dengan putrinya. (mif)

Berita Terkait Kriminal

No comments: