"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, March 12, 2014

Aparat TNI Kodim Jember Amankan Puluhan Taruna Korban Calo Secaba

Kantor Kodim 0824 Jember Jawa Timur.  Photo by Anis 
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Aparat TNI Komando Distrik Militer 0824 Jember Jawa Timur amankan 35 pemuda berambut cepak asal Sumatra di Hotel Nusantara Jember.  Mereka tinggal di hotel tersebut sejak satu bulan yang lalu.


Para pemuda usia 18 hingga 20 tahun itu diduga korban penipuan calo taruna di Sekolah Calon Bintara (Secaba), Sukorejo tanpa melalui proses perekrutan. "Kami mendapat laporan dari RT yang curiga dengan keberadaan mereka," kata Komandan Kodim, Letnan Kolonel Arh Wirawan Yanuartono. Rabu, 12 Maret 2014.

Mereka mengaku direkrut seseorang untuk menjadi taruna Secaba. "Apa betul mereka akan mengikuti pendidikan atau ada unsur penipuannya, kami masih belum berani menyimpulkan,Kami akan dalami dan koordinasi dengan pimpinan. Jika tidak ada hubungannya dengan tentara, kami akan serahkan ke kepolisian,". Jelas  Wirawan

Namun apabila terbukti ada unsur penipuan dan percaloan, kami tidak akan memberikan toleransi. Tidak ada percaloan atau memakai uang untuk masuk pendidikan tentara," tegasnya.

Ketua RT 1 RW 22 Kampung Osing, Kelurahan Jember Lor Patrang, Siswanto, memberikan informasi tersebut, lantaran dirinya mencurigai keberadaan para pemuda itu, karena sering terlihat seliweran di Stasiun dan Alun-alun Jember, saat ditanya, katanya sedang menunggu pengumuman scaba," Katanya.

Kecurigaan semakin menguat ketika para pemuda itu mengumpulkan uang hingga puluhan juta rupiah dan informasinya akan diberikan kepada seseorang. "Saya mengecek ke Secaba. Ternyata disana tidak ada penerimaan siswa baru,"kata Siswanto.

Informasi yang dihimpun dilapangan bahwa para pemuda berambut cepak asal Sumatra itu diantar check in oleh seorang perempuan sebulan lalu. Mereka datang secara bertahap. Pertama sebulan lalu, dan rombongan kedua dua minggu lalu. (eros)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: