"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Tuesday, June 24, 2014

Program Daya BTPN Tingkatkan Kapasitas UMK di Jember

Jember,  MAJALAH-GEMPUR.Com. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Tbk meyakini bahwa keterlibatan langsung dalam memberdayakan nasabah adalah kunci menuju pertumbuhan kinerja bisnis yang prima dan berkelanjutan.


Guna mewujudkan hal itu, BTPN terus fokus dan konsisten melayani segmen masyarakat berpenghasilan rendah serta usaha mikro dan kecil (mass market), dengan sebuah model bisnis yang mengintegrasikan misi sosial dan misi bisnis dalam produk, layanan serta kegiatan sehari-hari.

Sinergi antara bisnis dan upaya pemberdayaan tercermin melalui Daya, sebuah program pemberdayaan yang terukur dan berkelanjutan yang diperuntukkan bagi seluruh nasabah BTPN yang terdiri dari para pensiunan, para pelaku usaha mikro & kecil, serta komunitas prasejahtera produktif.

Daya memiliki tiga pilar program, yaitu Daya Sehat Sejahtera, Daya Tumbuh Usaha, dan Daya Tumbuh Komunitas. Daya diterapkan pada setiap unit bisnis BTPN.  Saat ini BTPN memiliki empat unit bisnis, yaitu BTPN Purna Bakti yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para pensiunan, BTPN Mitra Usaha Rakyat yang ditujukan bagi pengusaha mikro dan kecil, BTPN Syariah yang dilahirkan untuk melayani dan memberdayakan jutaan keluarga prasejahtera produktif Indonesia, agar mereka bisa meraih kehidupan yang lebih baik, serta BTPN Sinaya sebagai unit bisnis pendanaan.

“BTPN secara reguler, di seluruh cabang, menggelar Program Daya yang memberikan pelatihan dan informasi untuk meningkatkan kapasitas nasabah. BTPN menyadari bahwa untuk bisa bertumbuh, segmen mass market tidak hanya membutuhkan akses keuangan, tetapi juga pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas mereka,” ujar Bagus Widhyantara, Regional Business Leader (RBL) Jatim 2 BTPN (24/6)

Program Daya terbukti berdampak positif terhadap peningkatan kapasitas nasabah. Hasil penelitian yang dilakukan Manajemen dan Bisnis IPB (MB IPB) dan BTPN pada Februari 2013 lalu menunjukan adanya korelasi positif antara frekuensi mengikuti program pelatihan dengan peningkatan omzet dan penurunan biaya operasional usaha nasabah.

Dalam pelatihan Daya Tumbuh Usaha yang dilaksanakan pada hari ini, BTPN Mitra Usaha Rakyat di Jember menawarkan tiga sub program, antara lain pelatihan praktis wirausaha, informasi dan jasa usaha, serta kesempatan waralaba mikro. “Nasabah yang disiplin mempraktekkan pelatihan keuangan dalam mengelola usahanya, merasakan langsung manfaat pelatihan Program Daya,” ungkap Bagus.

Salah satu nasabah yang merasakan manfaat Daya Tumbuh Usaha Daya Tumbuh Usaha adalah Sudarsih, pelaku usaha mikro yang bergerak bidang produksi genteng. Sejak menjadi nasabah BTPN di tahun 2012 dengan pinjaman pertama sebesar Rp 400 juta, Sudarsih mengikuti berbagai pelatihan yang diberikan BTPN. Ia belajar mengenai pentingnya menggunakan merk untuk produk dan manajemen keuangan.

Secara nasional, sepanjang tiga bulan pertama 2014, BTPN telah menyelenggarakan 46.233 aktivitas Daya, tumbuh 194% dari periode yang sama di tahun 2013. Sedangkan jumlah peserta Daya mencapai 566.772 nasabah, atau meningkat 101% (yoy). Data ini menunjukkan tingginya minat nasabah mass market untuk mengikuti pemberdayaan yang dapat meningkatkan kapasitas usaha mereka. (eros/yond)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

2 comments:

Anonymous said...

Gak nyangka ada bank yg peduli usaha kecil, salut deh

Anonymous said...

Kenapa bank pemerintah nggak ya, justru bank swasta yg bergerak, angkat topi bwt btpn