"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, June 19, 2014

Puluhan Wartawan Lintas Media Datangi RRI Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Puluhan wartawan media cetak dan online yang tergabung dalam Forum Wartawan Lintas Media (FWLM) Jember  Kamis (19/6) datangi (silahturahmi, red) kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Jember.

Kedatangan beberapa wartawan lintas media di kantor Radio Republik Indonesia (RRI) di jalan Mayjend Pandjaitan ini guna melakukan klarifikasi bahwa persoalan pemberitaan yang sebelumnya dinilai menyudutkan wartawan lintas media Jember ini sudah clear.

Sebelumnya Kamis (12/6) Puluhan wartawan yang tergabung FWLM Jember Datangi kantor RRI Jember guna mengklarifikasi terkait pemberitaan RRI. Dalam pemberitaan, wawancara yang dilakukan oleh Reporter RRI Snj kepada Lurah Antirogo Kecamatan Sumber sari Suroso terkesan menyudutkan wartawan salah satu media cetak lokal Jember.

Padahal permasalahan yang sebenarnya, justru sikap Lurah Antirogo yang arogan dan menghina serta melecehkan profesi wartawan. Selain itu rekan media juga mengadukan sikap dan perilaku Snj yang dianggap sering melecehkan rekan wartawan media.

Kejadiaan bermula saat rekan media cetak akan melakukan kegiatan peliputan dan klarifikasi terkait pembangunan pendopo kantor Kelurahan Antirogo tidak diterima dengan baik. Bahkan telah terjadi adanya pengusiran, penghinaan serta pelecehan tugas jurnalistik.

Menurutnya wawancara yang dilakukan sudah berimbang, “saya waktu bertemu dengan saudara Sugeng dari media Waspada sudah di muat bahkan siaran langsung, sedangkan dengan Lurah Suroso bertemu malam dan di siarkan paginya.

Atas kejadian tersebut akhirnya terjadi kesalahfahaman dan Snj kemudian mau meminta maaf kepada rekan-rekan media dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Dengan demikian persoalan dianggap clear. Demi untuk kebaikan bersama saya minta maaf atas kejadian ini dan saya berjanji tidak akan mengulangi” Janjinya.

Kepala Seksi Penyiaran Aryono saat menerima rekan media menyampaikan terimakasih kepada rekan media yang sudah datang dan bersilahturahmi di kantor RRI, “saya atas nama pimpinan berterimakasih rekan-rekan media sudah datang nyambangi kantor kami walau kondisinya seperti ini (ada rehab kantor). Kami akan tampung aspirasi rekan media dan untuk saudara Snj akan kami bina sesuai aturan di RRI, “ katanya.

Pihak RRI juga sudah melakukan klarifikasi ulang dengan menayangkan siaran langsung terkait kedatangan wartawan di kantor RRI Jember. Dan juga sudah mempertemukan Reporter RRI Snj kepada wartawan yang hadir di kantor RRI Jember.

Menanggapi persoaan ini Humas Asosiasi Wartawan Demokrasi (AWDI) Kabupaten Jember, Wahyudiono menjelaskan bahwa persoalan ini muncul lantaran adanya pemisahan jam tayang antara Sugeng dan pihak Suroso yang menyebabkan salah persepsi karena tidak dimuat bersamaan dalam satu paket berita.

Sebaiknya hasil rekaman antara sumber berita dan pihak terkait dibuat bersama agar tidak terjadi lagi salah persepsi. Mudah-mudahan kejadian ini menjadi pelajaran berharga” harapnya. (Midd)

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: