"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Tuesday, June 24, 2014

Tutupnya Pabrik Rokok Sampurna, Tak Pengarui Produksi Tembakau PTPN X

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Setelah melewati masa tanam 14 Mei 2014 lalu, PTPN X melakukan Panen Perdana tanaman tembakau yang dipusatkan di Kebun Kertosari Dusun Curah Suko Desa Kaliwining kecamatan Rambipuji.


Pada tahun-tahun sebelumnya produksi tembakau di PTPN X terus merugi, namun di tahun 2014 Kebun Kertosari yang mencakup Tanggul, Gambirono dan Mumbulsari wilayah timur dengan cakupan luasan 325 Ha diharapan produksi tembakau PTPN X akan bangkit dan berhasil

Demikian kata ADM Untung Mulyono, SE yang saat itu didampingi seluruh jajaran karyawan PTPN X usai acara Petik awal yang dipusatkan dibagian TBN V wilayah karton A Rabu (24/6)

Masih kata Untung, “Diharapkan peningkatan produksi tembakau baik dari segi kualitas dan kuantitas dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan  dan bermanfaat untuk semua masyarakat disekitar tempat kerja kita, “ tambahnya.

 “Semua elemen yang terlibat dalam produksi tembakau bertekad agar pencapaian target dapat maksimal berbuat sesuai dengan prosedur yang berlaku dengan target pencapaian produksi perhektar 1750 kg atau 17,5 kwintal, “ jelasnya.

Kebun Kertosari sendiri memiliki 11 sinder dengan 66 kemandoran. Tahun 2014 ini tembakau jenis NaOst ditanam dengan luasan area 100Ha. Pangsa pasar khususnya tembakau  yang di tanam PTPN X sudah intens di ekspor ke seluruh dunia khususnya Eropa.

Tembakau jenis Na Ost harus bisa menguntungkan, di tahun 2014 ini pihak PTPN X mencoba dengan cara teknik baru yang sudah di uji cobakan oleh tim Litbang PTPN X.

“Tupnya pabrik Sampoerna di Garahan tidak berpengaruh, karena tembakau PTPN X pasar ekspor, bahkan dengan ditutupnya pabrik Sampoerna akan menambah semangat kerja dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi,“ Pungkasnya. (midd)

Berita Terkait Pertanian

No comments: