"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Friday, July 4, 2014

Tanaman Tembakau Masih Tempati Peringkat Tertinggi Di Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Tanaman tembakau memang tidak bisa dilepaskan dari Kabupaten Jember. Tanaman berdaun emas ini masih menempati peringkat tertinggi di bidang tanaman perkebunan tanaman di Kabupaten Jember.

Di susul kemudian kopi dan tebu. Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Jember,  Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Jember mencoba pengembangan jenis tanaman kebun lain, seperti tanaman bambu mas.

Sebenarnya kami mencoba mengembangkan tanaman bambu mas. Tanaman ini juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi namun kendalanya waktu yang lama. Butuh sepuluh tahun lebih untuk memanen, “ kata Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Jember Ir.H.Masykur, MSi di ruang kerjanya Jum’at (4/7).

Dari sini banyak petani yang malas untuk mengembangkan tanaman bambu dan diganti Sengon, Jabon serta sejenisnya. Padahal kami juga sudah memberikan arahan bagi petani, tapi ya itu mas kami tidak bisa memaksa. Mereka tidak sabar, jadi ditebangi dan diganti dengan tanaman Sengon yang lebih mudah ditanam dan dijual, dengan waktu yang tidak lama sekitar lima tahunan bisa menghasilkan uang, “ jelas Masykur.

Masih kata Masykur, “ tahun 2014 ini produksi tembakau di Jember tidak hanya menekankan kuantitas atau jumlah yang banyak namun juga memperhatikan kualitas. Jika kualitas hasil produksi tanaman tembakau bagus otomatis harga akan tinggi dan menaikkan perekonomian masyarakat terutama petani tembakau, “ paparnya.

Lebih lanjut Masykur mengatakan, “ pihak Dishutbun Kabupaten Jember juga khawatir dengan cuaca yang tidak menentu, karena sangat berpengaruh terhadap kualitas tanaman tembakau sendiri. Ya mudah-mudahan cuacanya mendukung, sehingga hasil produksi tembakau tahun 2014 ini semakin baik, “ harapnya.

“Untuk target produksi tidak di utamakan namun yang penting yaitu menjaga stabilitas stok kebutuhan pabrik agar dapat menjaga harga di petanikarena dikhawatirkan terjadinya permainan harga dan yang menjadi korban adalah para petani tembakau. Stabilitas kebutuhan harga tembakau perlu dijaga agar para petani memiliki nilai jual yang layak yang dapat menguntungkan serta mensejahterakan bagi petani tembakau, “ pungkasnya. (midd)

Berita Terkait Pertanian

No comments: