"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, August 18, 2014

Warga Keluhkan Pembangunan Drainase

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Warga Jalan Ahmad Dahlan, Desa Dukuh Dempok, Wuluhan, Keluhkan pembangunan drainase sepanjang sekitar 150 meter, yang sumber dananya dari Dana Alokasi Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember.

Seorang warga setempat, Matsugi (39), mengungkap, proyek pembangunan drainase tersebut dianggapnya tidak mengutamakan keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, tumpukan material bekas tanah galian, pasir bangunan serta batu hitam, memakan separuh jalan. “Ini kan membahayakan orang yang mau lewat, apalagi tidak adanya rambu penanda proyek, soalnya beberapa minggu lalu ada pengendara yang terperosok saat banjir” ungkapnya, Senin (18/8).

Ia juga menyesalkan, pembangunan saluran drainase ini juga tidak melibatkan warga setempat, baik sebelum maupun saat pelaksanaan, “setahu saya warga tidak pernah diajak musyawarah,” akunya. Sebebarnya, tutur Matsugi, seandainya warga diajak komunikasi terlebih dulu, pasti proses pelaksanaan pembangunan ini akan berjalan lancar, “saya kira warga sini akan bersedia jika halamannya ditempati material bangunan,” ujarnya.

Lebih lanjut, pria yang berprofesi sebagai pedagang palawija itu meminta kepada pihak Dinas Bina Marga,  agar pelaksana proyek memberi tanda atau rambu-rambu bahwa dijalur itu sedang dikerjakan pembuatan saluran dainase, serta diberi penutup saluran, agar peristiwa terpesoknya pengendara kemarin tidak terulang kembali.

Hal senada juga disampaikan oleh Muhammad Jauhari, warga jalan Ahmad Dahlan ini menyayangkan pembangunan drainase yang berada disisi kiri dan kanan jalan, meskipun ia juga mengakui jika pembangunan tersebut bermanfaat untuk mengurangi banjir dikala musim penghujan. Ia menganggap, selain pemborosan anggaran, pembangunan dua saluran tersebut juga mengurangi median jalan, sehingga kendaraan bermotor, terutama roda empat, tidak bisa parkir. (Ruz/Yud).

Berita Terkait Lingkungan

No comments: