"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, September 3, 2014

Jokowi Dukung BUMDes Pancakarya Sebagai Pilot Project Di Indonesia

Suasana Sosialisasi BUMDes di Balaidesa Pancakarya
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Joko Widodo atau yang akrap dipanggil Jokowi mendukung gagasan KH Junaedi Al Baghdadi yang ingin menjadikan Desa Pancakarya Kecamatan Ajung Kabupaten Jember Jawatimur sebagai Proyek Percontohan BUMDes di Indonesia.


Bahkan putra kelahiran asli Desa Pancakarya yang sedang memimpin Ponpes Al Baghdadi, Karawang, Jawa Barat ini akan menghadirkan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) untuk meresmikan lembaga yang diyakini akan membawa perubahan yang lebih baik  bagi warga ditanah kelahirannya.

“Konsep saya bagaimana membangun ekonomi bangsa dari desa. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ini saya kira sangat cocok, di harapkan perekonomian masyarakat desa bisa meningkat tanpa mengganggu usaha pribadi. Karena konsep ini mengutamakan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat desa, “ ujar Abah Junaidi usai acara sosialisai di balai Desa Pancakarya Kecamatan Ajung Jember Jawa Timur Rabo malam (3/9)

Lembaga ini nantinya akan mengurus semua potensi desa, mulai dari kebutuhan produksi pertanian, perkebunan, peternakan, home industri, hingga pemasarnya, termasuk perbaikan sarana dan prasarana. “Untuk membuat icon Pancakarya, kita akan kembangkan Buah Kelengkeng. Setiap rumah di Desa Pancakarya akan kita beri 2 pohon untuk ditanam”.  Tambahnya

Gagasan membentuk BUMDes ini, jauh hari sebelum pilpres menurut Ky yang akrap dipanggil Abah Junaidi ini pernah disampaikan kepada Joko Widodo (Jokowi),  menurutnya Jokowi sangat respek dan mendukung. Untuk itu dirinya diminta agar segera mewujudkan keginannya untuk membentuk BUMDes di desa tanah kelahirannya tersebut.

Abah Junaidi tidak menampik jika modal awal berdirinya BUMDes bisa menelan dana hingga puluhan milyaran rupiah. “Sebagai modal awal saya siap menalangi dulu. Makin cepat makin baik agar perekonomian di Desa Pancakarya segera meningkat dan menjadikan contoh bagi Desa-desa diseluruh  Indonesia, Semua ini saya lakukan semata-hata hanya ingin keberadaan saya bermanfaat di tanah kelahira saya “  jelasnya.

Gagasan Proyek percontohan ini juga dapat dukungan, Sekertaris Jenderal Departemen Pertanian Republik Indonesia (Sekjen Deptan RI) Hadi Hari Priyono. Menurut Priyono, BUMDes merupakan wadah alternatif menuju ekonomi Kerakyatan Yang Mandiri dan Berdaulat.

Untuk itu pemerintah siap menfasilitasi. “Pemerintah siap memfasilitasi berdirinya BUMDes di Desa Pancakarya ini. Sebagai wujud dukungan kami siap mengirimkan tenaga ahli untuk mendampingi BUMDes, “ Katanya usai sosialisai yang digagas KH Junaedi Al Baghdadi di balai Desa Pancakarya Kecamatan Ajung Jember Jawa Timur Rabo (3/9)

Hadi juga menyatakan bahwa, “adanya BUMDes ini perekonomian masyarakat desa bisa semakin meningkat dengan tanpa mematiakn usaha pribadi yang sudah di miliki warga, semuanya saling melengkapi dan mendukung jadi tidak perlu khawatir, “ ujarnya.

Saham BUMDes Tidak Boleh Diperjual-belikan Kepada Investor
Saat ditanya adanya pendapat sebagian orang yang mengkhawatirkan lembaga BUMDes dengan sistem kepemikan saham apalagi bisa diperjual-belikan, nantinya sebagian besar saham akan dibeli dan dikuasai investor, luarkota maupun asing.?  

Dengan tegas KH Junaedi Al Baghdadi yang saat itu bersama Priyono menjawab bahwa saham tidak boleh dijual kepada orang lain. “saham ini tidak boleh dijual kepada orang lain, jika terpaksa akan dijual pembelinya harus warga desa setempat” tegasnya.

“BUMDes ini milik warga desa tidak boleh di pindah tangankan. Nanti semua kita atur di situ sebelum mulai menjalankan BUMDes. Warga kita data, bentuk pengurus serta aturan kesepakatan atau MOU terkait segala hal yang mengatur BUMDes, “ ucapnya.

Sementara Priyono secara diplomatis menjawab bahwa posisi pemerintahan desa bisa sabagai pengawas, disamping masyarakat itu sendiri. Jadi di harapkan semua pihak dapat berperan aktif di dalam terbentuknya dan pengawasan, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat desa. (Midd/Eros)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: