"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, 20 November 2014

Pengerjaan Rehabilitasi Ruang Kelas Disoal

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Proyek rehabilitas empat ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) II Kesilir, kecamatan Wuluhan kabupaten Jember disoal. Pasalnnya pengerjaannya ditengarai tidak sesuai petunjuk teknis dan Rencana Anggaran Belanja.

Pproses pengerjaannya terkesan asal-asalan, tidak dipasangnya papan pemunguman nilai proyek merupakan salah satunya indikasi Indikasi ketidakberesan. sehingga masyarakat tak mengetahui berapa jumlah anggaran yang dialokasikan pemerintah. Paparnya, Ketua Umum LSM Gerpas Abdul Aziz HS. Kamis (20/11).

Tak hanya itu, kwalitas gedung yang masih tahap rehab dinding ini meragukan. Terlihat material pengecoran tidak dicampuri dengan batu koral, hanya menggunakan kerikil atau residu dari pengayaan pasir bangunan. “Proyek ini terkesan asal-asalan, sehingga kualitasnya meragukan” Ujar Aziz, yang saat itu melihat hasil pengerjaan.

Seketika itu, temuan tersebut langsung disampaikan kepada pihak sekolah dan Kepala UPT Dinas Pendidikan Wuluhan. “Apabila pihak sekolah tidak merespon, kami akan membuat laporan resmi kepada pihak Dinas Pendidikan, supaya ada pengawasan dan supervisi dalam pengerjaan proyek tersebut,” tandasnya.

Sementara, Kepala SDN II Kesilir, M Muhtar, saat dikonfermasi diruang kerjanya mengaku tidak tahu-menahu tentang teknis pengerjaan itu, dia bersikukuh jika campuran material tersebut telah sesuai dengan petunjuk teknis dan RAB yang ada.

Namun, ada hal yang mengejutkan saat ia mengakui jika anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ini tidak diterimanya utuh, ada pengurangan sebesar Rp. 9 juta oleh pihak Dinas Pendidikan dari pagu anggaran yang seharusnya senilai Rp. 189 juta,

“Ndak, saya ndak nerima utuh, jadi RAB yang lama Rp. 199 juta, sedangkan RAB yang baru Rp. 189 juta,” terangnya. Sayangnya, dirinya enggan menyebutkan siapa oknum yang melakukan pemotongan. (Ruz/Yud).

Berita Terkait Pendidikan

No comments: