"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Jumat, 28 November 2014

Tidak Puas Hasil Pilkades, Warga Slateng Segel Balai Desa

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Pelaksanaan pilkades di 59 desa Kamis (27/11) lalu masih menyisakan masalah, ratusan massa pendukung H. Mursyidi, menggelar unjukrasa ke Kantor desa,  menuntut Pilkades Ulang


Mereka menolak hasil pilkades, dan menuntut dilakukan pemilihan ulang. “Saat pemilihan kemarin, banyak warga dari luar desa Slateng yang ikut mencoblos, dan panitia membiarkan, kami menuntut agar proses pilkades di ulang,” ujar H. Faruq salah satu tokoh ulama yang ikut aksi Jumat (28/11)

H.  Faruq menilai, bahwa dalam proses pemilihan pilkades di Desa Slateng Kecamatan Ledokombo telah terjadi kecurangan dan merugikan calon yang ia dukung, “Kami menuntut pemilihan ulang, atau H. Mursyidi calon nomor urut 2 duduk menjadi kepala desa,” ujarnya.

Jumlah hak pilih di Slateng sebanyak 6.974 dan ada 2 calon yang bertarung memperebutkan kursi kepala desa yaitu M. Nesu calon nomor urut 1 dengan memperoleh suara 2.783 suara, sedangkan H. Musrsyidi calon nomor urut 2 memperoleh 2.528 suara, dengan  jumlah pemilih yang hadir 5.416 warga.

Lukman Hakim selaku panitia pelaksana mengatakan, bahwa pemilihan pilkades sudah berjalan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku  “Yang jelas kami sudah menjalankan pelaksanaan pilkades sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, jika ada pihak-pihak yang merasa tidak puas bisa menempuh jalur hukum,” ujar Lukman

Pantauan dilapangan, massa tidak hanya meluruk dan melakukan penyegelan balai desa, massa juga mendatangi kantor kecamatan.  Dalam orasi mereka menghujat panitia. Aksi ini mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian, bahkan Kapolres Jember AKBP. Sabilul Alief turun langsung mengamankan jalannya aksi massa, dihadapan para massa, kapolres berjanji akan mengusut pihak-pihak yang melakukan pelanggaran.

“Kami akan mengusut dan mengumpulkan data-data dilapangan, jika ada yang curang dalam pelaksananaan pilkades, kami tidak akan memproses sesuai hukum yang berlaku, jika warga menemukan bukti-bukti kecurangan yang dituduhkan silahkan dilaporkan ke kami dengan disertai bukti-bukti,” ujar Kapolres. (edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: