"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Minggu, 28 Desember 2014

Lereng Gunung Argopuro Retak, Dikhawatirkan Longsor

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Akibat curah hujan tinggi dan tergerus derasnya air, tangkis sungai di Desa Sidomulyo Semboro tinggal 1 meter, bahkan hulu sungai di lereng gunung Argopuro, kondisinya juga sangat mengkhawatirkan.

Dengan curah hujan yang tinggi, dikhwarirkan tangkis sungai disisi timur yang tersisa 1 meter jebol. Apalagi sampai lereng pegunungan Argopuro, tempatnya dihulu sungai Dusun Gondang Desa Manggisan Kecamatan Tanggul ini yang jebol, dikhwatirkan kejadian banjir bandang tahun 2006 akan terulang lagi.

Tergerusnya tangkis sungai ini menurut warga sudah terjadi setahun lalu bersamaan banjir yang melanda desa Kraton Kencong, namun hingga saat ini belum diperbaiki. “Kalau kondisi normal, mungkin kita tidak khawatir mas, tapi sekarang hujannya deras,” ujar Kafi dilokasi tangkis yang longsor.

Informasi yang dihimpun dilapangan bahwa sungai Tanggul yang bermuara di Dusun Getem Gumukmas ini berhulu di lereng gunung Argopuro dan dari sungai ini pula 4 desa di dua kecamatan yaitu Kencong dan Jombang tahun lalu dilanda banjir.

“Kalau hujannya seperti ini, tidak menutup kemungkinan banjir bandang seperti awal tahun 2006 lalu akan terulang lagi mas, sebab saat ini lereng gunung Argopuro di Dusun dusun Gondang Desa Manggisan Kecamatan Tanggul, sekitar 4 hektar terlihat retak”, Keluh kepala Desa Manggisan Holili, Senin (29/12)  

Bahkan menuru Holili hujan yang terjadi sabtu malam , sekitar setengah hektar tanahnya sudah longsor, cuma tidak sampai menutupi sungai, karena longsoran tanah tersebut tertahan oleh bibir sungai, “Kejadian ini sudah kami laporkan ke pak camat Taggul dan Bupati Jember,” ujar Holili.

Menurut Holili retaknya tanah ini, akibat penebangan sembarangan, sehingga tekstur tanah labil, “Seharusnya perkebunan itu jangan menebang sembarangan, apalagi yang ada di tebing, seharusnya menanam bibit pohon dulu, ketika bibit baru ini sudah agak besar, baru pohon yang tua ditebang,” ujar Holili.

Seperti diketahui banjir bandang di Panti Jember awal tahun 2006 lalu, melululantahkan ratusan rumah dan ribuan ha sawah, sedikitnya 150 orang lebih, tewas, malam tahun baru sehari sebelumnya, longsor juga menimpa warga Manggisan Tanggul dan menewaskan seorang. (Rus)

Berita Terkait Lingkungan

Tidak ada komentar: