"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, 3 December 2014

Truk Gandeng Melintang, Tiga Ruas Jalan Di Jember Macet

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Gara-gara truk gandeng nopol P 8691 UN Rabu (3/12) macet saat hendak berbelok, ratusan kendaraan terjebak macet hingga 1 km. Sehingga para pengguna jalan yang hendak mengantar anaknya sekolah terganggu.


“Seharusnya ada petugas yang jaga di tikungan ini, sebab jalan ini setiap pagi khususnya saat anak-anak berangkat sekolah selalu ramai, bila perlu kendaraan besar dilarang lewat jalan dari M. Yamin terutama jika pagi hari,” ujar Timbang salah satu pengendara yang saat itu terjebak macet.

Hal senada dikeluhkan pengendara lain, “Gara-gara truk gandeng melintang di Jalan raya, anak saya terlambat sekolah, seharusnya petugas lalu lintas menilang truk gandeng ini, apalagi katanya jalan yang dilalui bukan kelasnya,” ujarnya  menggerutu.

Informasinya truk gandeng bermuatan yang hendak belok ke Jalan Imam Bonjol ini, tidak menguasai kemudi, di belokkan berbentuk huruf ‘V’ atau istilahnya ‘tikungan supit urang’ truk tidak bisa belok. Sementara petugas lalu lintas maupun Perhubungan, tak terlihat. Akibatnya terjadi kemacetan di 3 ruas jalan, yaitu jalan M. Yamin, Jl. Imam Bonjol arah jalan Gajah Mada dan Jl. Imam Bonjol arah jalan Tengku Umar.

Ditambah pada pagi hari jalanan baik dari M. Yamin maupun Imam Bonjol sangat padat, saat berangkat beraktifitas maupun orng tua yang mengantar anak sekolah. Lebih parah lagi, jalan M. Yamin yang di lewati, truk yang diperkirakan miilik perusahaan ekspedisi di jalan Imam Bonjol konstruksinya kelas jalan III C.

Beruntung Kapolsek Ambulu AKP. Sutarjo yang terjebak macet langsung turun tangan, menghalau truk, akhirnya truk mengambil jalan lurus dan perlahan kemacetan bisa terurai.  “Seharusnya kendaraan ini tidak melewati jalan yang menikung tajam ini, kalau tidak menguasai tidak usah belok, lurus saja,” gertak Sutarjo kepada sopir.

Sementara itu Kapolsek Ambulu AKP. Sutarjo yang turun tangan mengatasi kemacetan tersebut menjelaskan bahwa pengemudi sopir truk tidak memahami kondisi tikungan yang tajam dan naik, “Mungkin sopirnya masih baru, kalau tidak ‘dibuang’ kemacetan tadi tidak akan terurai, ya terpaksa saya ‘buang’ kea rah lain, terserah mau muter dimana nanti truk itu, dari pada macet,” ujar Kapolsek sambil berlalu. (mam/rus)

Berita Terkait Lingkungan

No comments: