"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Saturday, January 10, 2015

FWLM Jember Gelar Diskusi Peran Pers Dalam Demokrasi

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Usai menggelar Diskusi Keterbukaan Informasi Publik dan Workshop Jurnalistik Terkait isu-isu Pelayanan Publik, Nopember 2014 lalu, FWLM gelar Diskusi Peran Pers Dalam Demokrasi serta Raker.


Ada yang menarik pernyataan dari narasumber yang disampaikan oleh Direktur Radio Kiss FM Aga Suratno, mas Aga panggilan akrab wartawan yang sudah malang melintang di dunia Jurnalistik sejak era orde baru mengatakan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap peran dan kepedulian Jurnalis kepada demokrasi sudah menurun.

“Sebenarnya media salah-satu dari 4 pilar demokrasi, namun dalam survey di negara-negara maju, kepercayaan publik dalam melihat kepedulian pers terhadap rakyat mengalami penurunan, sehingga muncul Citizen Journalis, yaitu warta dari warga itu sendiri,” ujar Mas Aga di Aula Kantor UPT. Liposos Dinas Sosial Sabtu (10/1)

Sementara menurut Ketua PWI Jember Sigit Edi Marianto, bahwa peran pers saat ini sudah banyak yang melenceng dari fungsinya, “pers itu sebagai pilar Demokrasi atau Provokator yang dilegalkan? Sebab tidak jarang pemberitaan yang muncul ditunggangi kepentingan oknum-oknum yang mencari untung,” ujar Sigit.

Sementara Komisioner KPU Jember, Ahmad Hanafi yang juga ketua IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) Tapal Kuda mengatakan bahwa pers bukan sekedar pengawal Demokrasi, tetapi Pers adalah instrument demokrasi itu sendiri, “Media punya peran penting dalam demokrasi sebab bukan lagi pengawal, akan tetapi sudah menjadi bagian dari instrument demokrasi itu sendiri,” bebernya.

Acara diskusi ini mendapat tanggapan positif dari Drs. Moh Hasyim dari Bakesbangpol dan Ir. Heru Eko Sunarso selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember, menurutnya kegiatan forum ini sangat bermanfaat, sebab dengan adanya forum seperti FWLMJ ini, bisa memberikank kontribusi dalam tatanan Demokrasi.

“Mudah-mudahan keberadaan forum ini benar-benar bisa membawa dampak yang positif terutama bagi masyarakat dan pemerintahan, sebab peran dan fungsi pers bisa membantu dan bisa menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah,” ujar mantan camat Jelbuk ini.

Sementara itu Ihya Ulumiddin selaku ketua Forum Wartawan Lintas Media mengatakan sangat berterima kasih dengan diberikanya izin tempat oleh kepala DInas Sosial untuk menggelar Diskusi dan Raker, sebab keberadaan forum yang baru berumur semusim jagung ini untuk melakukan pembelajaran bersama antar waratwan.

“Pendirian forum ini tidak melihat latar belakang wartawannya, baik harian, mingguan atau bulanan, baik tergabung dalam PWI, AJI, IJTI maupun organisasi wartawan lainnya, forum ini didirikan untuk belajar bersama, dan kami siap bersinergi dengan organisasi apapun, harapan kami kedepannya, di kantor-kantor SKPD yang lain juga akan kami tempati,” ujar Udik panggilan akrab Ihya Ulumiddin.

Acara FWLM Jember yang dipandu Ruly, Wartawan Radar Jember ini,  tidak hanya dihadiri 4 narasumber, Aga Soeratno Direktur Radio Kiss FM, Ahmad Hanafi Komisioner KPU, mantan Jurnalis MNC Group, Sigit Edi Marianto ketua PWI Jember dan Drs. Moh. Hasyim M.Si Sekretaris Bakesbangpol Jember.

Usai Diskusi, acara kemudian dilanjutkan dengan Rapat Kerja (Raker). Dalam kesempatan tersebut mereka membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Program Kerja selama 2 tahun kedepan dan Rekomendasi kepada Pemkab Jember dan kepada Pengurus FWLM Jember.

Dalam AD/ART diatur bahwa masa jabatan Pengurus FWLM Jember 2 tahun. Dan merekomendasikan kepada Pemkab Jember mengoptimalkan PPID dan Membentuk PPID dimasing-masing SKPD, sampai Kecamatan. termasuk menyerukan lembaga struktural pemerintah maupun badan publik lainnya agar membentuk PPID.

Disamping itu dalam rekomendasinya FWLM Jember meminta Pemkab Jember agar segera membentuk pelayanan perikinan satu atap serta memenuhi standar pelayanan minimum di masihng-masing lembaga. Sedangkan untuk rekomendasi internal, mereka minta pengurus FWLM Jember segera menjalankan program yang telah disepakati, mendaftarkan lembaga ini ke notaris, membuat kartu tanda anggota, dan  (edw/eros)

Berita Terkait Pendidikan ,Politik dan Hukum

No comments: