"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Saturday, January 10, 2015

Jember Sering Menjadi Buangan Gepeng

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Fakir miskin dan orang-orang terlantar dipelihara oleh negara. Kalimat itu merupakan bagian dari UUD 1945,  berarti kewajiban negara untuk menjamin harkat, mertabat dan kelangsungan hidup mereka.

Jember yang merupakan salah satu dari dua kota se Jawa Timur yang memiliki Liposos yakni Lingkungan Pondok Sosial yang di peruntukkan bagi para gelandangan, pengemis dan orang terlantar atau sering disebut gepeng, perlu dibekali ketrampilan agar dapat bermanfaat kelak saat berbaur dan kembali pada masyarakat.

Keberadaan Liposos di Jember tak bisa terlepas dari peran pers. Media selaku kontrol sosial sering melakukan peliputan membuat Liposos Jember semakin besar. Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Ir.H. Eko Heru Sunarso, MSi saat membuka Diskusi Peran Pers dalam Demokrasi dan Rapat Kerja di aula Liposos yang digelar Forum wartawan Lintas Media (FWLM) Jember Sabtu (10/1).

Akibatnya Jember sering dijadikan buangan gepeng dari luar kota, terutama di daerah pinggiran seperti Kecamatan Jombang, Jelbuk, dan Silo. “ Saya sering dapat laporan Camat Jombang yang sering kejar-kejaran dengan mobil yang membawa gepeng yang di turunkan di sekitar Jalan Lingkar Selatan (JLS), saya pribadi juga heran kok Jember sering jadi langganan pembuangan gepeng, “ kata Heru disambut tawa hadirin.

Heru juga menjelaskan bahwa keberadaaan Liposos menjadi lebih baik dan diperhatikan tatkala rekan media sering meliput. “ Saya sampaikan ucapan terimakasih kepada rekan-rekan jurnalis terutama  yang tergabung dalam Forum Wartawan Lintas Media semakin profesional” lanjutnya  

Lebih lanjut Heru berharap agar wartawan meningkatkan SDM baik melalui acara Diklat, Workshop Jurnalistik serta kegiatan lain yang lebih positif agar dapat menyuguhkan hal terbaik dalam menyampaikan aspirasi masyarakat lewat karya jurnalistik, “ pungkasnya. (midd/eros)

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: