"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Kamis, 29 Januari 2015

Lagi-lagi Oknum Guru Di Jember Aniaya Muridnya

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Lagi-lagi dunia Pendidikan diwilayah Dispendik Jember Jawa Timur kembali tercoreng oleh ulah seorang oknum guru yang melakukan penganiayaan kepada anak didiknya.

Ironisnya pemukulan, siwa Kelas 8A, Yudi Supriyanto oleh oknum guru berinisial QM yang terjadi pada Hari Rabu (28/1), di Ruang Klasnya, Sa’at pelajaran Bahasa Indonesia berlangsung. Tak terima anaknya jadi sasaran, orang tua korban, Kasiyanto, Kamis (29/1) datangi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negri II Jember.

Namun keinginan Warga Jl, Maggar Kelurahan Gebang, kecamatan Patrang  untuk mencari informasi kejelasan dari pihak sekolah terkait oknum Guru yang diduga melakukan pemukulan tidak menuai hasil. Pasalnya sekolah baru mendapat kabar dari guru dan belum memanggil oknum guru yang bersangkutan.

Pernyataan tersebut  juga disampaikan Ahmat Mahin Wakil Kepala Sekolah Yang didanpingi Abi Sholeh Kesiswaan, kepada beberapa media, bahwa ia baru tadi pagi mendapatkan kabar dari guru-guru, terkait kasus pemukulan, namun masih belum sepat memanggil QM dalam rapat dewan guru “ Jelasnya

Korban Yudi Supriyanto menjelaskan bahwa Kronologi kejadian, pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Sa’at itu temanya yang bernama Naufal Alfarizi telah dilempar saldal, namun tidak tau siapa yang melempar, yang ia ketahui Naufal kembali melemparkan kepada teman yang lainya “ Jelasnya

Lanjut Yudi, agar tidak melakukan hal tersebut, ia berinisiatif mengambil sandal tersebut, namun niat baiknya malah menjadi bomerang, Ketika QM melihat memegang sandal, saya dipukuli dibagian kepala dan Leher, tak berhenti disitu sang Guru masih mencubitinya. “ Urainya

Bahkan Jelas Yudi, karena dianggap melawan Guru, QM Menantang “ Kalau tidak Menerimakan Laporkan Kepada Polisi” Pungkasnya.

Sementara Naufal Alfarizi, Teman sekelasnya mengakui perbuatanya, bahwa ia yang telah melakukan pelemparan saldal tersebut, karena ia sebelumnya juga kena sasaran pelemparan sandal teman yang lain “ Pengakuanya

Kecurigaan Kasiyanto (41), ketika anaknya menangis sepulang dari sekolah mengeluh Kepalanya Pusing-pusing dan lebam di pipi sebelah Kanan serta Lehernya, Selidik punya selidik, Korban menceritakan kejadian yang dialaminya, bahwa anak telah menjadi Korban Pemukulan QM, guru Bahasa Indonesia “ Ungkapnya

Masih Lanjut Kasiyanto, Maksud dan Tujuanya Ke Sekolahan untuk mengklarifikasi, namun tidak mendapatkan penjelasan, ia masih menunggu itikat baik sekolah dan QM, Dengan harapan meminta Ma’af secara kekeluargaan, Sebelum Keluarga bertindak untuk melaporkan kepada  pihak Kepolisian “ Pungkasnya

Pemerhati Pendidikan Bagus Budi Antoro, MPd menilai perbuatan guru ini merupakan  preseden buruk. Untuk itu  Alumnus dan IKIP Jember dan Pascasarjana Universitas Negeri Malang ini berharap Agar kepala Sekolah segera berkomunikasi dengan orang tua korban untuk mencari solusi “ paparnya.  (Edw/midd)

Berita Terkait Kriminal

Tidak ada komentar: