"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, January 7, 2015

Longsor di Kebun Sentool Panti Ancam Warga Kali Klepuh

Jember. MAJALAH-GEMPUR.Com. Kabar longsornya lahan di Kebun Sentool Kecamatan  Panti Jember menjadikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), langsung turun tangan dengan mendirikan Posko di depan kantor Kebun Sentool.

Komandan Kodim 0824 Jember yang mendapatkan laporan dari Danramil 0824/14 Panti Kapten Arm Fathulloh langsung menyempatkan pembicaraan intensif dengan Bupati Jember MZA Djalal, mendapatkan respond dan langsung mengajak seluruh unsur Forpinda untuk turun mengadakan pengecekan ke lokasi longsor Rabo (07/01) dengan menggunakan sepeda motor trail Rombongan Bupati Jember.

Dandim 0824 Jember dan Forpinda lainnya  dari Pendopo Kab Jember meluncur menuju Lokasi yang berjarak lebih kurang 20 Km dari Kota Jember, karena medan longsor terletak di ketinggian terjal dan hanya dapat dilalui sepeda motor. Sesampai di Posko BPBD Ketua BPBD Kab. Jember  Drs. Suhanan M.Si menjelaskan kepada Bupati dan rombongannya perihal lokasi yang longsor dan ancaman bagi masyarakat yang akan terdampak.

Awalnya pada (29/12) terjadi longsor kecil yang diakibatkan oleh hujan yang turun secara terus menerus sepanjang hari kemudian pada ( 04/01) terjadi longsor besar yang melahap lebih kurang 1700 pohon karet milik Kebun Sentool tertimbun lumpur.

Medan longsor terletak ditengah-tengah perkebunan karet, saat pengecekkan tersebut berupa lumpur selebar kira-kira 50 meter dengan kedalaman 6 meter dan sepanjang kira-kira 1750 meter, seperti yang terlihat pada foto diatas tampak Bupati Jember bersama Dandim 0824 dan unsur Forpinda yang didampingi BPBD Kab Jember diatas lumpur longsoran.

Bahkan pihak BPBD menyampaikan bahwa apabila terjadi hujan lagi diperkirakan longsor lanjutan akan mengancam masyarakat terdekat sebanyak 89 KK atau 239 Jiwa yang saat ini berjarak sekitar 750 meter dari titik akhir longsor dan ribuan masyarakat lainnya di hilir sungai/kali Klepuh.

Bupati Jember MZA Djalal yang berkesempatan menemui sebagian besar warga yang rawan terkena dampak tersebut menyampaikan agar senantiasa memanjatkan do’a semoga tidak terjadi bencana dan kalau memang ada himbauan dari BPBD atau perangkat lainnya untuk mengungsi agar menurut.

Selanjutnya Bupati Jember menyampaikan agar semua pihak yang tergabung dalam BPBD Jember senantiasa menyiagakan diri berkaitan dengan adanya kerawanan dibeberapa daerah serta adanya cuaca yang saat ini memasuki puncaknya musim hujan.

Kemudian untuk Posko yang ada disentul ini hendaknya senantiasa dijaga oleh personel BPBD serta didukung logistik utamanya  selimut, kasur dan lain-lain manakala sewaktu-waktu terjadi bencana tidak mengalami kesulitan dalam mengevakuasi dan melakukan kegiatan tanggap darurat lainnya.

Dandim 0824 Jember Letkol Arh Wirawan Yanuartono pada kesempatan tersebut juga menyampaikan hal senada dengan Bupati Jember, bahwa kita harus senantiasa siaga, saya juga telah memerintahkan kepada Danramil Panti serta Danramil lainnya di jajaran Kodim 0824 untuk selalu siaga terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam, baik diwilayah tanggung jawabnya maupun didaerah lain di Kab Jember yang memerlukan bantuan.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa perkuatan TNI baik dari unsur Kodim 0824 maupun satuan tetangga yang ada seperti Brigif 9/2 Kostrad dan jajarannya, Rumah Sakit DKT dan lain-lain senantiasa siap bergerak manakala sewaktu-waktu terjadi bencana alam maupun permasalahan lainnya. (sis0624)

Berita Terkait Lingkungan

No comments: