"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Sabtu, 10 Januari 2015

Pers Sebagai Intrumen Demokrasi

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Demokrasi tidak dapat dilihat hanya sebagai prosedur, melainkan harus dipahami secara subtansial, Untuk itu peran pers sangat penting, agar seseorang mampu menyampaikan pendapatnya secara leluasa.


Pernyataan tersebut dilontarkan Aga Suratno, Direktur Kiss FM, saat menjadi pembicara diskusi dengan tajuk Peran Pers Mengawal Demokrasi, dan Rapat Kerja yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Lintas Media (FWLM) Jember di aula UPT Liposos, Dinas Sosial Jember, Sabtu (10/1).

Untuk itu, pelaksanaan demokrasi haruslah ada pengawasan dari pers, bahkan secara ekstrim dia mengatakan, “jika diminta memilih apakah pemerintah tanpa surat kabar atau surat kabar tanpa pemerintah, maka saya memilih opsi yang terakhir,”  tegasnya, yang menjelaskan bahwa kalimat tersebut mengutip pendapat Thomas Jamerson, Presiden ketiga Amerika Serikat.

Begitu pentingnya peran pers dalam demokrasi, lanjut Aga - sapaan akrabnya, fungsi pers tak cukup hanya sebagai pengamat maupun control bagi kebijakan pemerintah, melainkan juga sebagai Voice of Voices, penyambung lidah, yang menyuarakan kehendak rakyat serta kebenaran, “  terangnya.

Sebagai penjaga gawang demokrasi, pers juga mengemban tugas untuk membangun sebuah peradaban masyarakat, sangat aneh jika sepakat dengan demokrasi, tapi membuat informasi yang tidak benar, informasi sampah, dan memperparah konflik.

Tak hanya peranan dalam demokrasi, pers itu juga bertujuan untuk membangun civilize (masyarakat beradab), bukan uncivilize (masyarakat tak beradab),” ujarnya.

Untuk itu ketua PWI Jember, Sigit Edi Marianto,  yang juga didapuk untuk menjadi nara sumber dalam Diskusi mewanti-wanti jangan sampai pemberitaan yang muncul ditunggangi oleh kepentingan oknum-oknum yang yang semata-mata hanya untuk mencari untung belaka,” ujar Sigit.

Sementara menurut anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember, Ahmad Hanafi, yang turut menjadi pembicara pada acara tersebut, menyampaikan bahwa media bukan hanya sekedar pengawal demokrasi, tapi merupakan instrumen demokrasi.

Sedangkan Ketua Forum Wartaan Lintas Media (FWLM) Jember menyampaikan bahwa “, pers harus mampu mendorong arah demokrasi kita menjadi demokrasi subtansial. FWLM Jember siap menjadi motor penggeraknya,” terangnya. (Ruz/eros).

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: