"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Friday, January 2, 2015

Tangkis "Sipel" Sungai Bedadung Kembali Ambrol

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Diduga tak kuat menahan hantaman arus air, bangunan sipel sungai bedadung di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, ambrol. Akibatnya, jalan yang menghubungkan dua dusun nyaris putus.

Pantauan di lokasi, bangunan beton (plengsengan bantaran sungai yang terbuat dari beton_red) dengan panjang seratus meter itu terlihat ambrol sekitar lima meter pada ujung selatan bangunan tersebut, dampaknya jalan desa turut tergerus aliran sungai dan amblas hingga memakan separuh badan jalan.

Menurut Pasiyati, warga setempat menuturkan, bahwa sebenarnya bangunan sipel dan jalan desa ini masih baru selesai di kerjakan, seingatnya pada medio 2013 dan tahun 2014. Namun entah kenapa, bangunan tersebut tak mampu menahan arus sungai, sehingga pada minggu malam (28/12) ambrol.

Sekitar awal tahun 2012, jalan ini putus total akibat hantaman arus sungai, namun segera dibuat sudetan tengah untuk pemecah arus (pengerukan material pasir dan tanah akibat sedimentasi erosi sungai), “dulu pernah dibuat sudetan, namun tampaknya tidak efektif,” kata Sariyun, warga yang sedang di tkp, Jum’at (02/01).

Menurut dia, sebenarnya Dinas Pengairan Jember membangun beton penahan arus serta sipel beton. Namun tidak serius dan terkesan asal-asalan, sehingga fungsinya tidak maksimal, “ini kan muspro (sia-sia) namanya, baru setahun dibangun sudah ambrol lagi, uang Negara kok dihambur-hamburkan,” tandasnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Pemkab Jember telah menggelontorkan dana Rp. 1.9 milyar lebih dalam pembangunan sudetan dan plengsengan beton tersebut. Anggaran ini digunakan untuk mengembalikan sungai seperti sediakala dan mengembalikan jalan desa yang telah tergerus air.

Menanggapi kejaian itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengairan Wuluhan, Gatot Sugiarto, tak dapat dikonfirmasi. Saat ditemui di ruang kerjanya, Gatot tak berada ditempat, “Bapak lagi olah raga di lapangan,” ucap Ali, salah seorang staff dikantor tersebut. (Ruz)

Berita Terkait Lingkungan

No comments: