"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Friday, February 13, 2015

14 Bacabup Daftar Melalui Partai Gerindra Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Sebanyak 14 Bakal Calon Bupati (Bacabup) Jember mendaftarkan diri melalui Tim Seleksi Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kabupaten Jember yang dibuka sejak 6 Februari hingga 12 Februari 2015.

Mereka berasal dari Birokrat, mantan Birokrat, Akademisi, profesional, pengusaha, LSM dan kader partai. Tim seleksi memberikan batas waktu pengembalian formulir paling lambat 15 Februari 2015. Dari 14 bacabup yang mendaftar dan mengambil formulir, belum satupun yang mengembalikan formulir.

“Bacabup yang tidak mengembalikan formulir hingga batas akhir pada 15 Februari 2015, maka secara otomatis dianggap gugur dalam proses penjaringan bakal calon kepala daerah di Partai Gerindra Jember”. Demikian kata sekretaris Tim Seleksi Pendaftaran Fathul Hadi Muzaki , Kamis (12/2)

Selanjutnya tim penjaringan yang terdiri atas sembilan orang pengurus partai, yang kemudian disebut dengan Tim-9 Penjaringan Cabup Jember ini akan melakukan verifikasi kelengkapan administrasi, yang lolos administrasi akan diperkenalkan ke 31 PAC untuk diberikan penilaian.

"Dari 14 bacabup yang lolos Verifikasi, kemudian akan kami buat semacam skoring, dan kemudian ditindaklanjuti dengan rapat tim seleksi atau yang dikenal Tim 9," ujar Nadzir Halimy, salah satu anggota Tim 9 saat dikonfermasi oleh beberapa media, Kamis pagi (13/2).

Dari hasil rapat tim tersebut dan sebelum diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra,  para bacabup akan diperkenalkan kepada 31 pengurus anak cabang (PAC) guna memberikan penilaian, agar cabup yang diusung nanti benar-benar mendapat dukungan penuh dari konstituen yang dibina para PAC.

Para Bacabup yang sudah mendaftar ke DPC Partai Gerindra 14 orang, yaitu 2 orang dari Birokrat dan 2 orang mantan Birokrat, 1 orang Akademisi, 1 orang mantan akademisi, 3 pengusaha, 1 orang Direktur Rumah Sakit, 1 dari  LSM, dan 3 orang dari Pengurus Partai Gerindra Jember.

Masing-masing dari Birokrat dan mantan birokrat adalah Haryanto, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jember, Wahyudi Abdullah yang mantan Camat Puger. Suhardiyanto, Kepala Badan pengembangan Suramadu Pemprov Jatim dam Sugiarto yang kini masih menjabat Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Jember.

Sedangkan dari akademisi dan mantan akademisi adalah M. Arifin Rektor IKIP PGRI Jember, Fatahillah mantan Ka TU Fisip Universitas Jember.  Terdapat pula nama Thomas Hadiwijaya, H Sulisno Tatar A  yang ketiga-tiganya dikenal sebagai pengusaha. Kemudian dr Faidah yang kini masih menjabat Direktur Utama RS Bina Sehat Jember serta Jumadi dari aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM),

Kemudian wakil ketua  Gerindra Jember, Moch. Sholeh anggota Tim Penjaringan (Tim 9), Ketua DPC Gerindra Jember H Satib, dan Moh. Ali F, tokoh petani tebu di Pabrik Gula PTPN XI. Haryanto  merupakan pndaftar pertama, Jumat (6/2). Sementara pendaftar terakhir dr Faida Kamis  sekitar jam 16.00 WIB (12/2).

Kedatangan Dr, Faida didetik-detik terakhir ini ditemani satu orang dan diterima sekretaris Timsel Fathul Hadi. Faida mengaku bahwa majunya dalam Pilkada ini sudah mendapat restu dari keluarga. “ Semoga silaturahim ini bisa bermanfaat bagi semuanya serta diridhoi oleh ALLAH SWT. Harapnya

“saya daftar terahir melalui partai Gerindra ini bukan berarti kurang semangat, tapi menunggu momentum yang tepat. Apabila saya dipercaya oleh rakyat maka saya ingin berpartisipasi dalam pembangunan jember dengan misi Jember Baru Jember Bersatu,” ujarnya

Satu-satunya pendaftar cabup perempuan ini berjanji akan mengedepankan kebutuhan masyarakat, terutamanya bidang kesehatan dan pendidikan. “Program sekala perioritas yang akan saya lakukan adalah kesehatan dan pendidikan, karena dua program itu adalah modal dasar pembagunan bangsa” jelasnya

Majunya ke kancah politik menurutnya semata-mata hanya ingin menjadi orang yang berguna bagi masyarakat Jember, “Saya merasa belum puas jika hanya menggeluti dunia kesehatan saja, semua itu tentunya perlu perjuangan dan do’a serta dukungan semua fihak agar Jember kedepan lebih baik”.  Pungkasnya. (eros)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: