"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Senin, 23 Februari 2015

Pemkab Jember Siap Jadi Tuan Rumah Musda APTI Jatim

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. DPD APTI Jawa Timur, akan menggelar Musda ke II di Jember. Kegiatan yang akan digelar  pada 25-27 Maret 2015 di Gedung Diklat GOR Kaliwates ini akan dihadiri 25 DPC APTI Kabupaten / kota se Jawa Timur

Sebagai kota yang tidak bisa dilepaskan dengan sejarah pertembakauan di Indonesia, Pemkab Jember sangat mengapresiasi dan siap untuk menjadi tuan rumah Musyawarah Daerah (Musda) ke II Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPD APTI) Jawa Timur

“Sebagai kota yang punya sejarah Tembakau, Kami sangat mengapresiasi APTI Jatim yang mempercayai Jember sebagai tuan rumah, kami siap membantu suksesnya kegiatan ini,” Demikian kata Sekda Jember H Sugiharto, yang disampaiakan ketua panitia Musda APTI Jawa Timur Moh Sinol usai audensi di ruang kerjanya Senin (23/2)

Menurut pria asal kota Tape Bondowoso ini bahwa Kabupaten Jember dipilih sebagai tuan rumah karena adanya perhatian APTI  terhadap petani tembakau, terlebih selama ini, Jember merupakan penghasil tembakau terbesar se Jawa Timur.

Dari, 240 ribu Ha luas lahan tembakau di Jawa Timur, Jember menempati posisi ke 4 setelah Probolinggo dan Bojonegoro, sedangkan posisi terluas di miliki kabupaten Pamekasan Madura. “Luas lahan tembakau di Jember adalah 17 ribu hektar, sedakan pamekasan, mencapai 38 ribu hektar,” jelas Sinol.

“Memang lahan tembakau terluas ada di Pamekasan, namun produksi tembakau terbanyak ada di Jember, Bondowoso dan Probolinggo, sehingga sudah selayaknya kalau jember menjadi tuan rumah dalam Musda yang digelar Maret nanti,” ujar Sinol.

Secara nasional, Menurut Sinol, tembakau salah satu penyumbang terbasar devisa Negara dan di Jawa Timur memberikan kontribusi cukai sebesar Rp. 613 milyar. Nilai itu hanya 1,3 persen dari 2 persen yang harus diberikan pemerintah pusat, sedang untuk 2010 meningkat menjadi 4 persen. (Ruz/eros/midd)

Berita Terkait Pertanian

Tidak ada komentar: