"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, February 19, 2015

Protes Tidak Ditanggapi, Warga Tutup Akses Jalan Proyek Perumahan Pesona Regency

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Karena Protes tak pernah ditanggapi oleh Pengembang Perumahan Pesona Regenzi. Warga RT 03, RW 06, Lingkungan Patrang Tengah, Kelurahan / Kecamatan Patrang, Kamis (19/2), gelar aksi tutup jalan

Mereka menolak keberadan perumahan yang dibangun setahun lalu ini. Penolakan proyek yang hingga kini belum selesai ini berawal ketika pengembang melakukan pengalihan jalur sungai Bintoro, menutup sungai lama yang menjorok masuk ke lahan perumahan, membuat aliran sungai baru mendekati pemukiman warga.

Yang membuat warga semakin gerah Persoalan belum juga menemui mendapat tanggapan, pihak pengembang membuat persoalan baru, dengan dipergunakanya jalan Kampung untuk keluar masuknya mobil pengangkut matreal bangunan.

Siswanto Ketua RW 06, Kepada beberapa Wartawan mengatakan, ia dapat laporan kalau jalan kampungnya dipergunakan keluar masuk mobil untuk mengkut matreal proyek, untuk itu ia mengkupulkan (rapat) warganya, untuk membicarakan persoalan yang selama ini belum selesai.

Lanjut Siswanto, “ Dalam rapat diputuskan bahwa jalan kampungnya tidak boleh dipergunakan untuk akses keluar masuk matreal proyek, demi keslamatan warga dan kerusakan jalan akibat dari beban muatan,  persoalan lama aja belum ada kesepakatan terkait penutupan aliran sungai kini membuat persoalan lagi “ Ujarnya

Hal senada disampaikan Abdul Wahid Ketua RT 03, “Warganya masih Trauma dengan kejadian banjir hingga 2 meter lebih beberapa tahun lalu, padahal pada sa’at jarak pemukiman dengan sungai masih 200 meter sedangakan sekarang hanya 20 meter saja, inilah yang membuat warga tidak setuju “Jelasnya

Masih Jelas Abd Wahid, “warganya ingin hidup tenang, jalan dibuat tempat main anak –anak kecil. ia berharap keberadaan pengembang bisa mengandung asas manfa’at, bukan sebaliknya. Untuk itu Wahid ia mangajak pengembang mendengar tuntutan warga, biar sama-sama tenang “ Pungkasnya

Sementara Hisim dari pihak Pengembang kepada wartawan menerangkan, Ia merasa punya hak karena pihaknya mepunyai rumah dan lahan tanah serta sudah melakukan Koordinasi serta berkomunikasi dengan Abd  Wahid ketua RT 03 “ Paparnya

Mengingat sebelumnya sudah ada pertemuan di kantor Kelurahan bersama warga dan pihak PU Pengairan yang di saksikan Pihak Lurah dan Camat sa’at itu, permintaan dan kesepakatan warga sudah di penuhi terkait pengsengan sungai sudah dikerjakan “ Jawabnya

Masih kata Hasim, Sedangakan terkait Sungai yang dipersoalkan warga, ia tegaskan dengan perubahan arus yang sebelumya berbelok kini berubah dan di luruskan justru untuk mencegah banjir, ia juga tidak menginginkan terjadinya bajir lagi supaya perumahan yang di bangun bisa laku “ Urainya

Tambah Hasim Sedangkan terkait Izinya sudah ada, namun pihak PU Pengairan meminta untuk diperbarui, hingga kini masih dalam proses perbaruan izinya di Kantor PU Pengairan “ Jelasnya

Lurah Patrang Farid sa’at di konfirmasi Via HP terkait aksi warga, “karena bukan jalan besar atau umum, ia menyerahkan ke warga. Terkait perizinan, ia terima tembusan PU Pengairan 2 kali. Seingatnya surat pertama untuk mengembalikan sungai ke asalnya, sedangkan surat kedua untuk segera mengurusi Izinya “ Jelas Farid (Edw)

Berita Terkait Lingkungan

No comments: