"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Minggu, 22 Maret 2015

Wartawan Jember Gelar Aksi Jimpitan Penderita Kangker

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Piluhan wartawan yang tergabung dalam FWLM, PWI dan Wartawan Jember selatan Minggu (22/03) gelar aksi jimpitan di Alun-alun membantu kesembuhan Wagira yang mengidap kangker tulang ganas.

Solidaritas jimpitan oleh puluhan wartawan dari berbagai media ini dilakukan karena program jaminan kesehatan yang di canangkan pemerintah nampaknya tidak sampai kepada wagira. Akibatnya perempuan tua ini sampai saat ini masih belum mendapatkan perawatan medis yang serius dan kondisi kesehatannya bertambah parah.

Dalam aksi ini mendapatkan respon positif dari masyarakat terbukti hasil perolehan perhitungan nominal 2.539.000. Aksi ini merupakan aksi lanjutan dari sebelumnya yang diadakan diKecamatan Tanggul yang nantinya akan langsung diserahkan kepada penderita.

Menurut Ruly Efendi wartawan harian Radar Jember mengungkapkan”Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian ini dimaksudkan untuk membantu Wagira untuk melakukan pengobatan, kami tidak akan berhenti sampai disini sampai pemerintah betul-betul peduli, hasil jimpitan ini langsung kami serahkan ke wagira minimal buat operasional pengobatan. “ jelasnya.

Hal senada juga di ungkapkan oleh Maz imam Berita Harian Online SuaraJatimPost “ Aksi jimpitan ini merupakan responsif atas lambannya pemeritah menangani penyakit wagira, Kami juga akan mengajak seluruh element masyarakat termasuk mahasiswa untuk ikut membantu mencarikan solusi bagaimana wagira cepat mendapatkan penanganan medis.”Tandasnya.

Hasil pantauan reporter SuaraJatimPost Tampak Kabiro duta masyarakat dan Baratha Post Moh.Ali mahrus dan puluhan personilnya  juga ikut turun langsung menggalang dana.


Sementara ketua Forum Wartawan Lintas Media Jember Ihya Ulumidddin menambahkan, “ kami menagajak masyarakat membantu ibu Wagira. Pasalnya sudah duapuluh lima tahun baru terekspos sekarang, bagaimana peran RT, RW, Kasun bahkan Kadesnya. Ini yang menjadi tanda tanya bagi kami, “ jelasnya.

Ditempat terpisah dr.Fajri Maulana mantan Kepala Dinas Kesehatan Jember yang sekaligus pemerhati kesehatan juga angkat bicara “ Pemerintah wajib toh mendatangi penderita, kejadian ini silahkan laporkan mungkin mereka petugas kesehatan masih belum tau, Andai setelah laporan pemerintah saya juga menyesalkan hal itu karena untuk orang miskin memang sudah ada anggarannya.”Pungkasnya.

Sampai ini diberitakan Kondisi Wagira semakin parah hanya bisa pasrah ditambah kondisi ekonomi yang memang memprihatinkan ditambah lubang pernafasan hidung mulai tersumbat karena ada benjolan daging yang menghalangi lubang pernafasannya.(Maz imam)

Berita Terkait Kesehatan

Tidak ada komentar: