"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Rabu, 01 April 2015

Lagi-lagi Perahu Nelayan Puger Karam Diterjang Ombak

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Akibat diterjang ombak besar saat hendak melintasi di jalur plawangan (jalur lalu lintas) dari dan menuju laut Puger, Rabu (1/4), empat jukung dan satu perahu nelayan jenis sekocen, karam diterjang ombak.

Menurut cerita Su’ud (41), nelayan asal Dusun Kedung Guci, Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger menuturkan, perahu karam itu terjadi sejak pukul 10.00 WIB. Perahu milik salah seorang nelayan dihempaskan ombak tinggi di Plawangan dan langsung tenggelam.

"Satu jam kemudian ada perahu lagi yang karam ketika mau pulang melaut. sesampainya di plawangan tiba-tiba ada ombak tinggi sekitar 3 meter. Akhirnya perahu itu terbalik dan isinya tumpah," katanya. Beruntung saat itu dua orang nelayan yang menaiki perahu itu bisa selamat.

Peristiwa selanjutnya menimpa perahu jenis sekocen milik Haji Manaf, warga Dusun Mandaran, Desa Puger Kulon. Nahas, empat nelayan yang berada di dalam perahu ikut terseret ombak, yang menyebabkan dua orang diantaranya dikabarkan hilang.

Pantauan dilokasi kejadian, akibat sejumlah perahu memilih bertahan di tengah laut menunggu hingga terjangan ombak mereda. Terlihat beberapa diantaranya berputar-putar untuk mencari celah agar saat melintas di plawangan perahunya tidak terhantam ombak dan selamat.

Kepala Unit Patroli Laut Satpolair Jember, Aiptu Endro Wiyono menuturkan, pihaknya saat ini masih menunggu informasi, “kabarnya ada yang tenggelam, tapi kami masih mencari informasi pastinya,” kata dia, saat bersiaga bersama sejumlah anggota Polair di lokasi kejadian.

Sebenarnya, polisi sudah memberi peringatan, dengan memasang rambu-rambu dan melalui pengeras suara, namun ada sejumlah nelayan tetap memaksakan diri, “kami telah meberi peringatan dan rambu-rambu agar nelayan tidak melaut, namun masih saja ada nelayan yang memaksa tetap melaut,” ujarnya. (Yond).

Berita Terkait Pertanian

Tidak ada komentar: