"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Minggu, 31 Mei 2015

Ketahuan Mencopet, Seorang Kakek Dihajar Pedagang Pasar

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Setelah ketahuan mencopet dompet, Seorang kakek babak belur dihakimi pedagang pasar. Minggu (31/5). Para pedagang, gregetan dan langsung memberi bogem mentah kepadanya.  

Beruntung, kakek yang mengaku warga Kediri itu, bisa diamankan polisi sebelum pingsan dihajar warga. Polisi bergerak ke TKP setelah mendapat laporan warga yang menuturkan jika di pasar pontang ada seseorang pencopet yang tertangkap masa.

Kapolsek Ambulu AKP. Sugeng Piyanto, kepada sejumlah wartawan mengungkapkan, pelaku yang diketahui bernama Kawan (52), dihajar setelah mencuri dompet dilaci lapak pedagang pasar Pontang, Ambulu. "Setelah dipastikan mencuri, pelaku langsung dihadang dan ditangkap warga," ujar Kapolsek, kemarin.

Pelaku tak bisa mengelak lagi saat warga menudingnya mencopet. Terlebih, disaku celana pelaku ditemukan dompet milik korban. "Setelah dipastikan pencopet, warga yang sudah amarah langsung menghajarnya," imbuh mantan Kapolsek di Polres Probolinggo dan Pacitan itu.

Polisi mencurigai, jika dalam beraksi kakek itu tidaklah sendirian. Melainkan ada sindikatyang memag sudah professional dan berulang kali dalam melakukan kejahatan ini. Sehingga aparat masih akan mengembangkan sindikat pelaku pencopetan. Apalagi, keterangan pelaku mencla-mencle saat ditanya oleh sejumlah petugas.

Meski pelaku mengaku warga Kediri, lanjut Kapolsek Sugeng, ternyata setelah disidik pelaku tak lain kelahiran Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru. "Saya yakin pelaku bersindikat. Pelan-pelan akan kami ungkap sindikatnya," janjinya.

Saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, pelaku yang bernama Kawan ini mengelak saat dituding bersindikat. Dia juga berdalih tak sadar saat mencuri dompet milik pedagang. "Saya seperti ada yang membisiki menyuruh terus mencuri," elaknya.

Kepada petugas dia juga bersikukuh baru pertama kali menjalankan aksi mencopet tersebut. Tertangkapnya dia menjadi alasan bahwa dia bukanlah copet professional yang memiliki jaringan dan bersindikat. "Saya tidak pernah mencopet. Mangkanya saya mencopet langsung tertangkap," elaknya. (ruz).

Berita Terkait Kriminal

Tidak ada komentar: