"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Sunday, 24 May 2015

Pecinta Alam Tentang Rencana Penebangan Ratusan Pohon Mahoni Di PDP Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Hutan tempat hidup dan berkembang berbagai macam makhluk hidup, binatang dan tumbuhan, sumber kehidupan yang tidak ternilai harganya. Untuk itu keberadaan paru paru bumi ini harus dilestarikan.

Pasalnya jika dibiarkan dikhawatirkan akan mengancam makhluk hidup itu sendiri. Mahasiswa Universitas Jember UKM Pecinta Alam Balwani dan Mapala Universitas Muhamadiyah Jember mengaku terkejut dan kecewa atas rencana besar-besaran penebangan pohon mahoni di PDP Pimpinan Ir. Sudjadmiko ini.

Kelompok Aktivis Pecinta Lingkungan Hidup yang sering melakukan penghijauan ditempat inipun menentang keras rencana penebangan ratusan pohon mahuni yang akan dilakukan Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) di Kebun Gunung Pasang.

Kami beberapa tahun terus melakukan penghijauan ditempat ini dan tempat lainnya dimaksudkan agar erosi dan peristiwa banjir tidak terulang kembali. Kami berharap apa yang kami tanam dapat dirasakan, kok ini malah mau ditebang, kesal Dimas, salah satu aktivis Minggu (24/5)

Masih kata Dimas, “Kami merasa sia-sia merawat itu, kami meminta kepada pemerintah harus ikut melestarikan tanaman ini, dan mencegah pemotongan kayu karena ini sangat membahayakan keselamatan warga. Kalau tetap akan dilakukan maka kami akan mengajak semua mahasiswa untuk menolak kalau perlu kami akan unjuk rasa,ujarnya.

Hal senada juga di ungkapkan Yanuar salah satu Dosen Universitas Jember yang sedang mendampingi mahasiswanya. Kepada wartawan Yanuar mengaku kecewa dan tak percaya jika akan dilakukan penebangan pohon yang jumlahnya ratusan batang di kawasan yang dulunya pernah terjadi bencana longsor.

“Kami sebagai akademisi dan mahasiswa yang tergabung dalam aktifis pecinta alam terus akan melakukan penolakan agar tidak dilanjutkan. Seandainya itu memang hak PDP harusnya melihat dampak yang akan timbul, seandainya nanti terulang kembali apa pihak PDP mau tanggung jawab? ” tanya Yanuar.

Masih kata yanuar, ” Diatas itu memang hijau mas tapi bukan hijau kayu, hanya berupa padang rumput dan hutannya sudah mulai gundul maka dari itu kami para akademisi dan adik-adik mahasiswa mencoba melakukan reboisasi, tandasnya.

Yanuar menjelaskan bahwa penolakan yang akan dilakukan oleh pihaknya juga dengan mengajak seluruh aktifis lingkungan hidup se Jember dan juga meminta dukungan kepada anggota DPRD serta melakukan aksi penolakan di bundaran DPRD. (dik)

Berita Terkait Lingkungan

No comments: