"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Selasa, 26 Mei 2015

Ratusan Warga Demo, Tuntut PG Semboro Perbaiki Jalan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Ratusan warga Dusun Gumuk Bago, Desa Nogosari, kecamatan Rambipuji tutup akses jalan. Mereka geram kepada  PG Semboro, pasalnya kerusakan jalan yang diduga akibat angkutan temu tidak pernah diperbaiki.

Penutupan jalan di jembatam yang dilakukan pada Selasa (26/5 tersebut, sebagai bentuk pelampiasan atas kekesalannya atas kerusakan jalan sepanjang 1 kilo meter lebih, namun Pabrik Gula (PG) Semboro tidak pernah memperdulikan.

Dari pantauan di lokasi, aksi warga itu dilakukan sejak pukul 08.00. Massa yang di dominasi ibu-ibu berteriak-teriak sembari membentangkan poster bernada tuntutan. Mereka juga mengajak warga sepanjang jalan yang dilalui untuk turut serta dalam rombangan. “Ayo ikut! Kalau jalan ini diperbaiki kita semua ikut merasakan,” teriak Minah, mengajak ibu-ibu lainnya untuk ikut rombongan.

Muasim, koordinator aksi mengatakan, demonstrasi tersebut dilakukan karena imbas kerusakan jalan yang tak kunjung ada perbaikan. Menurutnya, kerusakan jalan desanya itu disebabkan seringnya truk bermuatan tebu yang melalui jalur tersebut. Kendaraan bertonasi berat itu mengangkut hasil tebang tebu milik Pabrik Gula (PG) Semboro yang dibawah naungan PT Perkebunan Nusantara XI. “Kami menuntut PG Semboro segera memperbaiki jalan desa kami,” kata Muasim.

Sebenarnya, kata Muasim, jika jalan desanya tak dilalui kendaran angkut tebu yang bertonase berat, kondisinya mungkin tak separah ini. “Ini adalah factor sebab akibat. Jika PG semboro tidak melakukan aktifitas muat tebunya melalui jalan desa kami, maka kerusakannya tidak akan separah ini,” tudingnya.

Aksi demo yang ber ujung pemblokiran jembatan tersebut, merupakan tindak lanjut dari langkah-langkah yang sudah dilakukan warga. Menurutnya, beberapa kali warga yang terdampak mengajukan surat ke manajemen PG semboro, agar satu-satunya akses warga tersebut segera diperbaiki, “kami telah mengirim surat dua kali ke manajemen PG Semboro. Namun tak ada tanggapan,” imbuhnya.

Sebelum demonstrasi ini dilakukan, sejumlah warga juga telah melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang disepanjang jalan yang rusak. Namun, karena tak ada respon dari PG Semboro, warga pun geram dan melakukan aksi demonstrasi tersebut.

Aksi ini mendapat dukungan Camat Rambipuji, Budi Susilo, dia mengatakan, sebelum aksi, warga meminta pertemuan dengan PG semboro. Namun, rencana batal, pihak PG semboro mengurungkan. “Saya datang kesini untuk menyaksikan warga, agar ada dorongan moril,” terangnya, saat memantau aksi demonstrasi tersebut.

Budi Susilo menambahkan, berdasarkan informasi warga, jika pihak PG semboro telah menjanjikan dana CSR (Corporate Social Responsibility) atau dana dari perusahaan yang dialokasikan untuk kepentingan umum. Namun karena tak kunjung ada realisasi warga menuntut, “Iya, katanya sudah dijanjikan dana CSR,” paparnya. (ruz).

Berita Terkait Lingkungan

Tidak ada komentar: