"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, 22 June 2015

Ditagih Debt Collector, Nasabah Ancam Laporkan Columbia dan Indomaret ke Polisi dan OJK

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Hati siapa yang tidak marah dan kecewa ketika dipermalukan, seorang ibu rumah tangga di datangi Debt Collecktor Colombia. Padahal ia sudah membayar angsurran melalui Indomaret Balung,

Kejadian ini menimpa Lilik Suryani (24) warga RT 002 RW 015 Dusun Kedung Sumur Desa Jambearum Puger. Kejadian ini bermula usai Lilik membayar angsuran kredit barang elektronik berupa lemari es (kulkas) di Indomaret Balung Tutul Pada Rabu (17/6). Angsuran dibayar yang ke lima sejak bulan Februari sebesar 180.000 rupiah.

Begitu terkejutnya Lilik ketika Sabtu (19/6) didatangi seorang juru tagih atau Debt Coliecktor yang mengaku dari Columbia Elektronik bernama A. Karim dengan membawa surat tagihan dari Columbia Elektronik.

“Saya kaget mas, Sabtu sore sekitar jam 14.55 di datangi tukang tagih dari Columbia Elektronik namanya A. Karim. Sebelum ke rumah, Karim tanya ke tetangga rumah saya. Karena kebiasaan setiap sore banyak warga yang berada diluar rumah, saya malu sampai dikatakan yang tidak-tidak sekampung mas, malu saya mas, “ ujar Lilik dengan nada sedih saat di dampingi suaminya M. Nazir Senin (22/6).

Padahal dirinya sudah membayar uang angsuran sebelum jatuh tempo tanggal 18 setiap bulannya di Indomaret Balung Tutul yaitu pada Rabu (17/6) sehari sebelum jatuh tempo. Dirinya juga heran pembayaran secara online sampai ruwet seperti ini antara pihak Indomaret dan Columbia Elektronik yang selama empat bulan sebelumnya tidak ada masalah membayar di Indomaret manapun.

Dirinyapun sudah melakukan komplain baik ke Indomaret malam itu juga Sabtu (19/6) dan Columbia Elektronik di Jember Minggu (21/6). Namun semuanya tidak ada yang meminta maaf kepada saya yang sudah malu di muka umum, bahkan terkesan tak mau bertangungjawab.

M.Nazir juga menambahkan, “ Jika pihak Indomaret dan Columbia Elektronik tidak meminta maaf, dirinya akan melaporkan kepada pihak terkait seperti Otoritas Jasa keuangan (OJK) dan Kepolisian karena merasa dirugikan serta dicemarkan nama baik kami, “ kesalnya.

Ditempat terpisah perwakilan PT Indomarco Purwandono dari bagian  Development saat diklarifikasi mengatakan, “Kami masih kroscek dulu mas, mungkin kejadiannya seperti itu debtcolektor mencatat data konsumen-konsumen yang telat bayar H-1 sebelum jatuh tempo, jadi pada saat ditagih nama konsumen yang sebenarnya sudah membayar tapi dari data yang dicatat si debtcolector masih data yang belum menyetor, “ katanya.

Purwandono juga meminta agar pihak media tidak memberitakan dulu sebelum keesokan harinya. “ Ya saya harap pihak media tidak memberitakan dulu mas, sebelum besok siang,“ Pintanya.

Sementara pihak Columbia Elektronik saat dikonfirmasi di counter service di Jalan Gajahmada tidak berani memberikan keterangan karena sang manager sedang meeting di Malang sejak Sabtu (19/6). sehingga hanya di temui Irma sales counter, “ Mohon maaf pak, Manager sedang meeting di Malang, kami tidak berani memberikan statemen apapun, di tunggu jika sudah kembali ke Jember,“ ujarnya.(midd)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: