"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Kamis, 30 Juli 2015

Dua Paslon Bupati Jember Periksa Kesehatan Di RS dr Soebandi

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Setelah Paslon Bupati Sugiharto dan dr Dwi Kuryanto melakukan pemeriksaaan kesehatan selang sehari pasangan dr Faida dan KH Muqit Arif melakukan pemeriksaan di RSUD dr Subandi.

Pemeriksaan yang dilaksanakn oleh tim dokter Rumah Sakit Soebandi kepada kedua Bakal Calon Balon Bupati Jember Jawa Timur tersebut merupakan syarat yang telah di tentukan oleh KPU Jember setelah keduanya resmi mendaftarkan diri.

Pasangan Calon Sugiharto dan dr Dwi Kuryanto melakukan pemeriksaaan kesehatan pada Rabu (29/7), sementara  untuk giliran dr Faida yang berpasangan dengan  KH Muqit Arif dilaksanakan pada Kamis (30/7).

mENURUT Ketua IDI Jember dr Hendro Sulistijono selaku Penanggung Jawab Pemeriksaan Kesehatan Calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pemilukada 2015 mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan di RSUD dr Subandi dilaksanakan selama tiga hari dan diikuti oleh 7 pasangan dari 3 Kabupaten.

“ Dalam Pemilukada tahun 2015 kali ini RSUD dr Subandi Jember di percaya untuk melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan bagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di 3 Kabupaten, yakni Jember, Situbondo dan Banyuwangi, “ katanya Kamis (30/7).

Masih kata dr Hendro, masing-masing pasangan itu terbagi menjadi Jember dua pasangan, Situbondo tiga pasangan dan Banyuwangi tiga pasangan. Pemeriksaan masih berlanjut hingga Jumat (31/7) untuk pasangan dari Banyuwangi.

Hendro menambahkan hasil dari pemeriksaan belum bisa langsung di umumkan, karena masih akan dibahas dalam tim dokter dari RSUD dr Subandi yang terdiri dari dokter spesialis lebih darti sepuluh orang dan berbagai disiplin ilmu mulai THT, Mata, Gigi, Psikology, Urology, Jantung, Syaraf dan sebagainya.

“ Hasil rapat tim dokter nantinyalah yang akan di serahkan kepada pihak KPUD Jember paling lambat Minggu (2/8). Jadi yang mengumumkan bukan dari pihak RSUD maupun IDI namun tetap kewenangan KPUD Jember mas, “ pungkasnya menutup pembicaraan. (midd)

Berita Terkait Kesehatan

Tidak ada komentar: