"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Selasa, 07 Juli 2015

Perhutani Siap Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Tugas mengelola dan merawat baik hutan produksi maupun hutan lestari tidak saja tugas Perum Perhutani KPH Jember, namun kalangan pekerja media dan LSM juga berkewajiban turut serta menjaga kelestarian hutan.

Demikian disampaikan Adm KPH Perum Perhutani Jember Djohan Surjo Putro, S.Hut, MM dalam Acara Gathering Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur bersama sejumlah awak media dan LSM Selasa (7/7) di aula Perum Perhutani KPH Jember.

Dalam sambutannya Johan menyampaikan juga bahwa selain bertugas mengelola hutan produksi Perhutani juga berperan aktif mensukseskan program Pemerintah yang mencanangkan pada tahun 2017 nanti, Indonesia bisa mencapai swasembada pangan.

“ Perum Perhutani siap mensukseskan program pemerintah dalam hal Swasembada Pangan. Jadi tugas utama kami yang mengelola hutan juga untuk mengembangkan tanaman pangan lain seperti jagung, kedelai dan lain sebagainya. Dan untuk mencapai itu, rencananya pemerintah akan menggunakan lahan hutan untuk ditanami tanaman pangan, “ kata Johan.

Kebijakan tersebut disambut baik oleh Perum Perhutani Divisi Regional (Divre) Jawa Timur. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Wahyu Dwi Hatmodjo. Pihaknya siap membantu pemerintah mengembangkan lahan tanaman pangan demi mencapai kedaulatan pangan.

Dengan program baru ini, diperkirakan akan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan lahan hutan untuk tanaman pangan. Untuk itu, Perum Perhutani akan memperlebar jarak tanaman pokok sehingga ada sela untuk tanaman pangan.

“Jarak tanam antar tanaman pokok 3x3 meter, nantinya akan dilebarkan menjadi 5x5 meter. Jadi tanaman kehutanan kita semakin sedikit, yang untuk tanaman masyarakat semakin banyak,” ujar Wahyu.

Wahyu mengatakan, butuh evaluasi sebelum program itu benar-benar dilaksanakan. Sebab, masyarakat yang tidak bertanggungjawab akan merusak tanaman pokok perhutani. Apalagi, Perhutani berencana mengurangi kapasitas tanamannya.

Saat ini, program itu sudah digodok oleh pemerintah. Tidak menutup kemungkinan juga, akan dibentuk unit atau struktur baru di Perum Perhutani sebagai pelaksana program tersebut. Wahyu menambahkan, memang sudah saatnya Perhutani ikut andil dalam mendukung kedaulatan pangan. Alasannya, penduduk semakin bertambah, sementara kebutuhan pangan semakin meningkat.

Dengan visi menjadi perusahaan unggul dalam pengelolaan hutan lestari dan misi mengelola sumberdaya hutan secara lestari (Planet), meningkatkan manfaat pengelolaan sumberdaya hutan bagi seluruh pemangku kepentingan (People), menyelenggarakan bisnis kehutanan dengan prinsip good corporate governance (Profit) Perum Perhutani KPH Jember tetap berupaya bekerja secara profesional dengan tetap menjaga peran serta aktif masyarakat setempat dan juga pihak media dan LSM.

Baik Wahyu maupun Johan menyampaikan secara tegas pihaknya siap dikritik jika terjadi temuan di lapangan, hal itu untuk langkah membangun agar Perhutani ke depan yang semakin baik di tengah perubahan jaman yang modern dan canggih serta dinamika yang ada disekitarnya. (midd)

Berita Terkait Pertanian

Tidak ada komentar: