"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, 8 July 2015

Ratusan Kader PDI Perjuangan Minta DPP Rekom Kusen Andalas

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Ratusan kader yang mengatasnamakan Forum Silahturahmi PAC PDI Perjuangan  pendukung Kusen Andalas Rabu (8/7) datangi kantor DPC PDI Perjuangan di jalan Raya Jember-Bondowoso Patrang.

Ratusan simpatisan ini mendesak agar DPC mendukung aspirasinya.  Meraka tak mau calon Bupati yang di usung atau di rekomendasi oleh DPP bukan kader terbaik. Massa menyebut kader terbaik adalah Kusen Andalas. yang kini masih menjabat Wakil Bupati Jember.

Untuk itu DPP diminta merekom kader sendiri bukan orang lain yang tidak pernah berbuat untuk partai. “ Kami minta agar DPP PDI Perjuangan mendengar aspirasi kami, bahwa dalam Pemilukada nanti kami ingin kader terbaik kami yang maju dalam Pemilukada. Sudah waktunya Jember dipimpin kader, “ teriak Agung

Relawan lain yang menyampaikan pendapat yakni dr Murod meminta agar aspirasi kader Jember di dengar oleh DPP. Murod ingin kader PDIP Jember yakni Kusen Andalas yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati layak maju dalam Pemilukada Jember yang merupakan kader terbaik.

Sementara itu Ketua DPC PDI P Jember Tabroni Adyuta saat menemui massa berjaninji siap menyampaikan aspirasi kader PDIP Jember. Pihaknya selama ini belum menerima rekomendasi secara formal siapa bakal Calon Bupati yang sudah direstui DPP PDI P.

“Kami dari DPC PDI P Jember siap menyampaikan aspirasi kader untuk diteruskan ke DPP PDI Perjuangan. Kami dari DPC tidak mempunyai kewenangan untuk mengintervensi apapun keputusan ataupun rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan, “ ujarnya.

Masih kata Roni sapaan akrabnya, DPC tidak berhak dan berwenang mengintervensi segala keputusan DPP PDIP baik terkait rekomenasi ataupun hal lain karena DPC adalah petugas partai yang harus siap dan tunduk dari keputusan DPP PDIP atau Ketua Umum Megawati Sukarnoputri. (midd)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: