"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Selasa, 07 Juli 2015

Usai Disegel Mahasiswa, Kampus IKIP PGRI Jember Dicorat-coret

Jember, NAJALAH-GEMPUR.Com. Usai aksi penyegelan kampus oleh mahasiswanya terkait Penonaktifan IKIP PGRI oleh Kementrian Riset dan Dikti.  Kamis (9/7) terjadi aksi corat-coret yang diduga dilakukan staf pengajar.

Dari informasi yang di himpun aksi corat-coret di dinding Yayasan yang terletak di lantai II gedung IKIP PGRI Jember sempat mengundang perhatian penghuni kampus. Saat wartawan meminta ijin untuk menemui Rektor IKIP PGRI Jember Fadil, di cegat oleh security yang mengatakan Rektor masih ada tamu.

Menurut sumber, aksi corat-coret yang dilakukan oleh T karena kekecewaan T yang “dibuang” di dalam struktur Yayasan IKIP PGRI. Diketahui bahwa T masih merupakan keluarga pendiri yayasan di IKIP PGRI Jember. Sehingga T merasa tidak di anggap di yayasan IKIP PGRI Jember.

Wartawan hanya di temui oleh Humas IKIP PGRI Jember Nike Norma Epriliana, SE, MM. Saat disinggung adanya aksi corat-coret yang di lakukan T di dinding Yayasan IKIP PGRI mengatakan hal itu bukan wewenangnya karena sudah di wilayah Yayasan bukan lembaga IKIP PGRI selaku kampus pendidikan.

“Untuk masalah corat-coret di dinding Yayasan itu bukan wewenang kami mas, nanti ada sendiri dari pihak Yayasan yang akan berkomentar. Kami hanya berwenag terkait kegiatan perkuliahan di kampus IKIP PGRI nya, jadi mohon maaf ya, “ ucap Nike ramah.

Namun demikian sebelumnya Nike juga mengomentari masalah penyegelan yang dilakukan sejumlah mahasiswa terkait tidak dicabutnya penonaktifan yang dilakukan oleh pihak Dikti kepada IKIP PGRI terutama Program Studi PAUD dimana raiso perbandingan dosen dan mahasiswa masih berbeda jauh yang kini sudah mendekati aturan yang di tetapkan oleh Dikti yakni satu dosen dibanding 45 mahasiswa.

“Beberapa hari yang lalu memang terjadi penyegelan mas, namun langsung direspon dan dikomunuikasikan langsung oleh bapak Rektor yang diterima oleh mahasiswa. Kami berupaya menampung aspirasi mahasiswa dan setelah adanya komunikasi penyegelan berakhir malam itu juga, “ imbuh Nike.

Nike juga menambahkan saat ini IKIP PGRI sudah melakukan perekrutran dosen baru dari yang sebelumnya berjumlah 17 dosen kini bertambah menjadi 52 dosen. Tambahan baru 35 dosen, jadi perbandingannya kini sudah mendekati ideal sesuai aturan Dikti 1 : 45. Di IKIP PGRI Jember saat ini rasio dosen mahasiswa adalah 1:95.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa Dikti memberikan waktu hingga akhir Desember tahun ini. Namun IKIP PGRI Jember sendiri ingin paling tidak bulan September rasio perbandingan dosen dan mahasiswa tercukupi. (midd)

Berita Terkait Pendidikan

Tidak ada komentar: