"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Kamis, 27 Agustus 2015

Petani Tembakau Rajang Incar Pasar Internasional

Lumajang, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dinas perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lumajang bersama Petani tembakau Lumajang yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Rabo - Kamis (26 - 27 / 8) menggelar temu usaha.

Dalam pertemuan yang dihadiri sebanyak 140 petani dari  kecamatan Tempeh dan Sumber suko tersebut muncul gagasan Disperindag untuk mengenalkan Tembakau Rajang Lumajang jenis kasturi kepada pengusaha tembakau bertaraf nasional dan internasional.

Acara Temu Usaha Dalam Rangka Kemitraan Usaha Kecil Menengah Dengan Usaha Besar tersebut juga dihadiri oleh ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembkau Indonesia( DPN APTI)  Ir. Abdus setiawan dan Martono, pengusaha tembakau Klaten Jateng yang juga sebagai Ketua APTI Jawa Tengah.

Kabid Usaha Kerja Sama Disperindag Lumajang, Suherman, menjelaskan, hasil tembakau di Lumajang melimpah dan tanahnya cocok untuk tanaman tembakau.  “Kita mencari pasar dengan cara mempertemukan petani dengan pengusaha tembakau," katanya usai acara di Aula Hotel Lumajang, Kamis (27/8)

Herman menjelaskan, pihaknya mendatangkan pengusaha dari Klaten tujuannya agar tembakau Lumajang terkenal tidak hanya di luar daerah tetapi bisa terkenal di tingkat internasional, apalagi pengusaha yang dihadirkan dalam temu usaha ini merupakan pengusaha dari Klaten yang pasaran tembakaunya sudah sampai ke negara Dubay.

“Makanya saat ini tembakau Lumajang masih diteliti untuk diketahui layak atau tidaknya tembakau rajang Lumajang menembus pasar internasional,” tukas  Herman.

Dia menambahkan, permintaan tembakau rajang jenis kasturi oleh pemerintah Dubay, saat ini begitu tinggi. Maka dari itu, dalam pertemuan tersebut para petani diminta membawa sampel tanaman tembakau untuk di teliti agar bisa memenuhi permintaan pasar. (yond)

Berita Terkait Pertanian

Tidak ada komentar: