"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Kamis, 20 Agustus 2015

PLN Jember Tolak Warga Satu Dusun Jadi Pelanggan Baru

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. PT PLN Rayon Rambipuji tolak permintaan pemasangan Listrik warga dusun Tajek Desa Pakis. Penolakan dilakukan dengan alasan ada pelanggan Opal belum melunasi.

Sontak saja sikap Perusahaan ListrIk Negara (PLN) yang dinilai arogan ini mendapat perlawanan dari Warga. Bahkan beberapa perwakilan warga sudah beberapa kali mendatangi kantor PLN di Rambipuji, namun usahanya tidak kunjung mendapatkan hasil.

Padahal pemerintah mencanangkan program tuntas pasang baru,  bahwa listrik yang dipesan pelanggan nyala dalam tempo waktu lima hari. “Program tuntas pasang baru sangat kami nanti-nantikan. Namun hasilnya bertolak belakang dengan program Presiden Jokowi, Kerja, Kerja, Kerja” Keluh Kepala Dusun Iwan Kamis (20/8)

“Saya sudah tiga kali mendatangi kator PLN Di Rambipuji untuk menemui kepalanya, namun tidak pernah di temui oleh Agus Pujianto sebagai Pimpinan Rayon, namun hanya di beri penjelasan oleh stapnya  bahwa warga satu dusun Tajek titak bisa pasang baru, sebelum persoalannya diselesaikan” Tambahnya

“Kasus satu orang koq kita harus bertanggung jawab, kita yang tidak ada sangkut pautnya tidak bisa daftar baru jadi pelanggan, terus sampai kapan, atas dasar aturan yang mana, dipakai oleh pihak PLN, Kalau kami masih dipersulit kami akan melakukan aksi bersama warga ke Kantor PLN” Ancamnya

Menanggapi keluhan tersebut pimpinan Rayon Rambipuji, Agus Pujianto, tidak bersedia ditemui, hanya berpesan kepada Satpamnya suruh menanyakan ke Stap Transaksi Energi. Stap Transaksi Energi Ranita, membenarkan sebelumnya ada opal yang menimpa pelanggan bernama Aminah (B.Tin), dusun Tajek, RT 05/RW 01, Desa Pakis, Kecamatan Panti denagan denda dua juta tujuh ratus.

Bukan hanya Aminah saja yang menikmati pencurian listrik, namun juga di salurkan kepada lima puluh warga lainya, sehingga pihak PLN, medenda sebesar tujuh puluh tiga juta tiga ratus tiga belas ribu rupiah, jadi sebelum tagian yang belum terbayar ini di lunasi maka warga Tajek tidak boleh pasang baru” Papar Ranita

Sedangkan saat ke Kantor PLN Area Jember, ditemui oleh Supverpiser Pemasaran Setiyo Wibowo, pihaknya masih belum tau apa yang menyebabkan terkendalanya pemasangan baru.  Untuk itu dalam waktu dekat akan segera melakukan kordinasi”Jelasnya.  (Edw)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

Tidak ada komentar: